China dan AS Berlomba Cari Tahu Kebenaran Kabar Kim Jong-un Meninggal
Minggu, 26 April 2020 - 13:26 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya penasihat keamanan nasional AS Robert O'Brien mengkonfirmasi pada hari Rabu bahwa pemerintahan Trump sedang memantau laporan tentang kesehatan Kim Jong-un dengan sangat teliti. (Baca: Gedung Putih Pantau Kesehatan Kim Jong-un )
Namun para pejabat Korea Selatan (Korsel) melaporkan tidak ada kegiatan yang luar biasa di negeri tetangganya itu. Presiden AS Donald Trump kemudian menyatakan ia berpikir jika laporan kesehatan Kim Jong-un salah. (Baca: Kata Trump, Laporan Kim Jong-un Sakit Keras Tak Benar )
Rumor meninggalnya Kim Jong-un berhembus setelah wartawan China Shijian Xingzou mengatakan "sumber yang sangat kuat" memberitahunya bahwa pemimpin Korut itu telah meninggal. Ia memiliki 15 juta pengikut di situs media sosial China Weibo, dan ia juga keponakan salah satu menteri luar negeri negara itu.
Sementara secara terpisah, outlet media Jepang mengklaim Kim Jong-un dalam "kondisi vegetatif" setelah menjalani operasi jantung.
Surat kabar mingguan Shukan Gendai mengklaim bahwa dia mengunjungi pedesaan ketika dia mencengkeram dadanya dan pingsan. Seorang anggota rombongannya kemudian memberikan CPR dan mengantarnya ke rumah sakit.
Namun para pejabat Korea Selatan (Korsel) melaporkan tidak ada kegiatan yang luar biasa di negeri tetangganya itu. Presiden AS Donald Trump kemudian menyatakan ia berpikir jika laporan kesehatan Kim Jong-un salah. (Baca: Kata Trump, Laporan Kim Jong-un Sakit Keras Tak Benar )
Rumor meninggalnya Kim Jong-un berhembus setelah wartawan China Shijian Xingzou mengatakan "sumber yang sangat kuat" memberitahunya bahwa pemimpin Korut itu telah meninggal. Ia memiliki 15 juta pengikut di situs media sosial China Weibo, dan ia juga keponakan salah satu menteri luar negeri negara itu.
Sementara secara terpisah, outlet media Jepang mengklaim Kim Jong-un dalam "kondisi vegetatif" setelah menjalani operasi jantung.
Surat kabar mingguan Shukan Gendai mengklaim bahwa dia mengunjungi pedesaan ketika dia mencengkeram dadanya dan pingsan. Seorang anggota rombongannya kemudian memberikan CPR dan mengantarnya ke rumah sakit.
Lihat Juga :