7 Negara yang Tidak Memiliki Kereta Api, Nomor 2 Karena Cuaca Ekstrem

Senin, 27 Juni 2022 - 15:49 WIB
loading...
7 Negara yang Tidak...
Kereta modern buatan Italia yang dihadiahkan untuk Kolonel Muammar Gaddafi pada 2009 kini hanya disimpan di Tripoli, Libya. Foto/sinfin.net
A A A
REYKJAVIK - Kereta api merupakan salah satu alat transportasi favorit yang ada di hampir seluruh negara di dunia. Namun, ada beberapa negara yang ternyata tidak memiliki kereta api.

Berikut informasi lengkapnya negara-negara yang tak punya kereta api.

1. Siprus

Melansir World Atlas, Siprus kini tidak lagi memiliki jaringan kereta api. Negara yang terletak di sebelah selatan Turki ini disebutkan pernah memiliki kereta api pada tahun 1905 dengan panjang sekitar 122 km dengan 39 stasiun.

Namun, eksistensi si ular besi itu harus terhenti di tahun 1951 karena alasan finansial.

2. Islandia

Negara selanjutnya yang juga tidak mempunyai kereta api adalah Islandia. Berdasarkan informasi pada laman Visit Iceland, meskipun tak ada transportasi kereta api, namun para wisatawan masih bisa menuju Islandia menggunakan pesawat udara, bus, bahkan kapal ferry.

Para turis harus menyusun rencana bepergiannya ke Islandia dengan sangat matang, apalagi jika berkunjung selama musim dingin.

Mengapa negara ini tidak memiliki kereta api? Islandia mempunyai populasi yang sangat minim, yakni hanya 366.425 orang.

Sebagian besar masyarakatnya menggunakan mobil pribadi. Kondisi cuaca yang terkadang ekstrem juga menjadi salah satu alasan mengapa Islandia tidak memiliki jaringan kereta api.

3. Kuwait

Salah satu negara di wilayah Timur Tengah, Kuwait, tercatat tak mempunyai transportasi kereta api.

Wilayah negeri kaya minyak ini didominasi jalan raya, sehingga tidak memungkinkan untuk dibangun jalur kereta api.

Masyarakat Kuwait juga biasa menggunakan bus atau taksi sebagai alat transportasi. World Atlas menyebut, rencana pembangunan kereta api di Kuwait tengah dicanangkan.

Nantinya, jalur kereta api ini akan menghubungkan Kuwait dan Oman yang berjarak lebih dari seribu kilometer.

4. Libya

Kereta api di Libya sudah tidak digunakan sejak tahun 1965. Namun, jalur-jalurnya masih bisa terlihat hingga kini, meskipun terkesan terbengkalai.

Sebenarnya, proyek kereta api di Libya direncanakan untuk kembali dibangun pada masa pemerintahan Moammar Khadaffi.

Akan tetapi, rencana itu tidak juga terealisasi, bahkan 5 tahun pasca kematiannya. Kesulitan ekonomi dan politik di Libya diprediksi menjadi faktor utama mangkraknya proyek itu.

Padahal, masyarakat sudah lama menantikan adanya kereta api di negara mereka.

5. Bhutan

Bhutan, negara kecil di Asia Selatan itu juga tidak memiliki kereta api. Meskipun demikian, ada rencana untuk menghubungkan bagian selatan Bhutan ke jaringan kereta api milik India.

Meskipun nihil kereta api, masyarakat dapat memanfaatkan transportasi publik lainnya yang tersedia di Bhutan, yaitu bus atau minibus.

6. Guinnea-Bissau

Negara yang terletak di Afrika ini tidak mempunyai jaringan kereta api. Melansir laman Africa News, Guinnea-Bissau akan membuka jalur kereta api pada Juni 2021, namun hanya khusus mengangkut bauksit, bukan sebagai alat transportasi publik.

Adanya kereta api pengangkut ini dikhususkan untuk eksploitasi bauksit yang ada di wilayah Santaou dan Houda. Pembangunan rel kereta apinya sendiri dikerjakan oleh dua perusahaan China.

7. Andorra

Terakhir, ada Andorra yang juga tak punya kereta api. Sama seperti Islandia, jumlah penduduk Andorra yang sangat sedikit menjadi salah satu faktor tidak adanya kereta api di negara ini.

Diketahui, Andorra hanya memiliki 77.265 penduduk per tahun 2020. Adapun stasiun terdekat di negara ini terdapat di Prancis yang akan terhubung langsung dengan bus.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
4 Fakta Serangan Iran...
4 Fakta Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
Bukti Geely Serius di...
Bukti Geely Serius di Indonesia: Kapasitas Produksi EX2 Dilipatgandakan!
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
6 Negara yang Memiliki...
6 Negara yang Memiliki Angkatan Udara Terkuat di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved