Ratusan Warga Siprus Yunani Protes Peran Pangkalan Inggris dalam Serangan Israel di Gaza

Selasa, 01 Oktober 2024 - 21:30 WIB
loading...
Ratusan Warga Siprus...
Pemandangan udara RAF Akrotiri, pangkalan udara Inggris di Siprus tempat personel militer Amerika Serikat ditempatkan. Foto/Google Earth
A A A
NIKOSIA - Ratusan warga Siprus Yunani memprotes peran pangkalan Inggris dalam serangan Israel yang sedang berlangsung di Jalur Gaza, menurut media lokal.

Mereka berbaris di luar pangkalan Akrotiri untuk menuntut agar pemerintah Siprus Yunani mengambil tindakan untuk mencegah aksi militer yang dilancarkan dari pangkalan Inggris di pulau Mediterania Timur.

Para pengunjuk rasa mengangkat spanduk dan bendera pro-Palestina. Mereka meneriakkan, "Keluar, keluar, keluar, pangkalan Inggris keluar," dan "Kebebasan di Palestina," menurut harian Cyprus Mail.

"Kami berada di sini, tepat di luar bandara Angkatan Udara Inggris di Akrotiri, karena dari sini, pesawat mata-mata Inggris membantu Israel yang menduduki wilayah itu dalam mengumpulkan informasi tentang 'operasi' di Gaza,” papar Haris Karamanou, pejabat Partai Progresif Rakyat Pekerja (AKEL), mengatakan kepada para pengunjuk rasa.

Dia menjelaskan, "Karena, ratusan ton bom dan amunisi telah melewati sini untuk membantu penghancuran total Gaza."

Sebagai tanggapan, seorang juru bicara pangkalan Inggris mengatakan, "Kami sangat prihatin dengan meningkatnya ketegangan dan jatuhnya korban sipil di Lebanon. Tidak ada penerbangan RAF (Royal Air Force) yang mengangkut kargo mematikan ke Pasukan Pertahanan Israel.”

Israel terus melancarkan serangan brutalnya di Jalur Gaza setelah serangan oleh kelompok Palestina Hamas pada 7 Oktober tahun lalu, meskipun ada resolusi Dewan Keamanan PBB yang menyerukan gencatan senjata segera.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
Momen Pelimpahan Roy...
Momen Pelimpahan Roy Suryo ke Kejaksaan, Sempat Adu Mulut Tolak Pakai Baju Tahanan
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke Kejari Jakarta Selatan, TNI-Polri Siaga di Lokasi
Mo Salah dan Akhir Penantian...
Mo Salah dan Akhir Penantian 92 Tahun Mesir di Piala Dunia
Berita Terkini
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved