Iran Mengaku Siap Hidupkan Kembali Kesepakatan Nuklir 2015
Jum'at, 24 Juni 2022 - 00:21 WIB
loading...
A
A
A
Amir-Abdollahian mengaku menghargai peran Rusia, serta China, dalam menentang resolusi anti-Iran pada pertemuan dewan gubernur pengawas nuklir PBB, yang meminta Teheran untuk meningkatkan kerjasamanya dengan Badan Energi Atom Internasional (IAEA).
Baca: UEA Minta Iran Beri Jaminan soal Program Nuklir
“Pemimpin perunding nuklir Iran Ali Bagheri telah melakukan kontak dengan timpalannya dari Uni Eropa Enrique Mora, mengungkapkan keyakinannya bahwa pembicaraan akan segera kembali ke jalurnya,” kata Amir-Abdollahian, seperti dikutip dari Anadolu Agency.
Dia juga mengomentari ketegangan yang meningkat antara Iran dan musuh bebuyutannya Israel, dengan mengatakan Teheran tidak akan membiarkan Tel Aviv "membahayakan stabilitas dan keamanan" di kawasan itu.
Amir-Abdollahian mengatakan, pembicaraannya dengan Lavrov membahas pembatalan visa dan meningkatkan volume perdagangan bilateral antara Teheran dan Moskow.
Lavrov, pada bagiannya, mengatakan Rusia berharap AS membuat "pilihan rasional" dengan kembali ke kesepakatan nuklir 2015 yang ditinggalkan secara sepihak pada Mei 2018.
Baca: UEA Minta Iran Beri Jaminan soal Program Nuklir
“Pemimpin perunding nuklir Iran Ali Bagheri telah melakukan kontak dengan timpalannya dari Uni Eropa Enrique Mora, mengungkapkan keyakinannya bahwa pembicaraan akan segera kembali ke jalurnya,” kata Amir-Abdollahian, seperti dikutip dari Anadolu Agency.
Dia juga mengomentari ketegangan yang meningkat antara Iran dan musuh bebuyutannya Israel, dengan mengatakan Teheran tidak akan membiarkan Tel Aviv "membahayakan stabilitas dan keamanan" di kawasan itu.
Amir-Abdollahian mengatakan, pembicaraannya dengan Lavrov membahas pembatalan visa dan meningkatkan volume perdagangan bilateral antara Teheran dan Moskow.
Lavrov, pada bagiannya, mengatakan Rusia berharap AS membuat "pilihan rasional" dengan kembali ke kesepakatan nuklir 2015 yang ditinggalkan secara sepihak pada Mei 2018.
Lihat Juga :