WHO Pertimbangkan Tetapkan Cacar Monyet sebagai Darurat Kesehatan Global

Kamis, 23 Juni 2022 - 17:36 WIB
loading...
A A A
Bahkan jika WHO mengumumkan cacar monyet adalah keadaan darurat global, tidak jelas apa dampaknya.

Pada Januari 2020, WHO menyatakan bahwa COVID-19 adalah darurat internasional. Tetapi hanya sedikit negara yang memperhatikan hingga Maret, ketika organisasi itu menggambarkannya sebagai pandemi, beberapa minggu setelah banyak otoritas lain melakukannya. WHO kemudian dikecam karena beberapa kesalahan langkahnya selama pandemi, yang menurut beberapa ahli mungkin mendorong respons cacar monyet yang lebih cepat.

“Setelah COVID, WHO tidak ingin menjadi yang terakhir menyatakan cacar monyet sebagai keadaan darurat,” kata Amanda Glassman, wakil presiden eksekutif di Center for Global Development.

“Ini mungkin tidak naik ke tingkat darurat seperti COVID, tetapi ini masih darurat kesehatan masyarakat yang perlu ditangani,” imbuhnya.

Salim Abdool Karim, seorang ahli epidemiologi dan wakil rektor di Universitas KwaZulu-Natal di Afrika Selatan, mengatakan WHO dan lainnya harus berbuat lebih banyak untuk menghentikan cacar monyet di Afrika dan di tempat lain, tetapi tidak yakin bahwa deklarasi darurat global akan membantu.

“Ada gagasan yang salah tempat bahwa Afrika adalah benua yang miskin dan tak berdaya ini, padahal sebenarnya, kita tahu bagaimana menangani epidemi,” kata Abdool Karim.

Dia mengatakan bahwa menghentikan wabah pada akhirnya tergantung pada hal-hal seperti pengawasan, mengisolasi pasien dan pendidikan publik.

“Mungkin mereka membutuhkan vaksin di Eropa untuk menghentikan cacar monyet, tetapi di sini, kami telah dapat mengendalikannya dengan langkah-langkah yang sangat sederhana,” ujarnya.

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
WHO Peringatkan Skenario...
WHO Peringatkan Skenario Nuklir Terburuk di Iran, Rusia Kutuk Serangan Israel
WHO Ungkap Lebih dari...
WHO Ungkap Lebih dari 16.500 Orang di Gaza Butuh Perawatan Medis Mendesak
BPOM dan WHO Perkuat...
BPOM dan WHO Perkuat Kolaborasi Pengawasan Obat dan Makanan
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Panas! Iran Gempur 18...
Panas! Iran Gempur 18 Target Milliter AS di Timur Tengah
Rekomendasi
Timnas Indonesia Gagal...
Timnas Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 Usai Dikalahkan Australia
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
WHO Resmi Ganti Nama...
WHO Resmi Ganti Nama Cacar Monyet karena Dianggap Rasis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved