WHO Pertimbangkan Tetapkan Cacar Monyet sebagai Darurat Kesehatan Global

Kamis, 23 Juni 2022 - 17:36 WIB
loading...
A A A
“Agak aneh kalau WHO baru memanggil ahlinya ketika penyakit itu muncul di negara-negara kulit putih,” imbuhnya seperti dikutip dari The Associated Press.

Baca juga: Indonesia Patut Waspada, Negara Tetangga Konfirmasi Kasus Cacar Monyet

David Fidler, seorang anggota senior dalam kesehatan global di Dewan Hubungan Luar Negeri, mengatakan perhatian baru WHO terhadap cacar monyet di tengah penyebarannya di luar Afrika dapat secara tidak sengaja memperburuk kesenjangan antara negara kaya dan miskin yang terlihat selama COVID-19.

“Mungkin ada alasan yang sah mengapa WHO hanya membunyikan alarm ketika cacar monyet menyebar ke negara-negara kaya, tetapi ke negara-negara miskin, itu terlihat seperti standar ganda,” kata Fidler.

Dia mengatakan komunitas global masih berjuang untuk memastikan orang miskin di dunia divaksinasi terhadap virus corona dan tidak jelas apakah orang Afrika bahkan menginginkan vaksin cacar monyet, mengingat prioritas yang bersaing seperti malaria dan HIV.

“Kecuali pemerintah Afrika secara khusus meminta vaksin, mungkin agak merendahkan untuk mengirimnya karena kepentingan Barat untuk menghentikan penyebaran cacar monyet,” kata Fidler.

WHO juga telah mengusulkan pembuatan mekanisme pembagian vaksin untuk membantu negara-negara yang terkena dampak, yang dapat melihat dosis masuk ke negara-negara kaya seperti Inggris, yang memiliki wabah cacar monyet terbesar di luar Afrika - dan baru-baru ini memperluas penggunaan vaksinnya.

Sampai saat ini, sebagian besar kasus di Eropa terjadi pada pria gay atau biseksual, atau pria lain yang berhubungan seks dengan pria, tetapi para ilmuwan memperingatkan siapa pun yang melakukan kontak dekat dengan orang yang terinfeksi atau pakaian atau seprai mereka berisiko terinfeksi, terlepas dari orientasi seksual mereka.

Orang dengan cacar monyet sering mengalami gejala seperti demam, nyeri tubuh dan ruam; sebagian besar sembuh dalam beberapa minggu tanpa memerlukan perawatan medis.

Baca juga: Korea Selatan Laporkan Kasus Pertama yang Diduga Cacar Monyet
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
WHO Peringatkan Skenario...
WHO Peringatkan Skenario Nuklir Terburuk di Iran, Rusia Kutuk Serangan Israel
WHO Ungkap Lebih dari...
WHO Ungkap Lebih dari 16.500 Orang di Gaza Butuh Perawatan Medis Mendesak
BPOM dan WHO Perkuat...
BPOM dan WHO Perkuat Kolaborasi Pengawasan Obat dan Makanan
Iran Retas Jaringan...
Iran Retas Jaringan Seluler Timur Tengah Lacak Militer AS
Trump Sebut Iran Sudah...
Trump Sebut Iran Sudah Tak Berdaya: Angkatan Laut dan Pemimpin Mereka Telah Tiada
Rekomendasi
Roy Suryo Bakal Ajukan...
Roy Suryo Bakal Ajukan Praperadilan Jilid III soal Penerapan Pasal 35 UU ITE
Mengulik Pemicu Fenomena...
Mengulik Pemicu Fenomena Financial Anxiety dan Lipstick Effect di Tengah Tekanan Ekonomi
UNJ Dorong Pendidikan...
UNJ Dorong Pendidikan Inklusif melalui Penguatan Kapasitas Guru di PKBM Ghaisan Cendekia
Berita Terkini
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Infografis
WHO Resmi Ganti Nama...
WHO Resmi Ganti Nama Cacar Monyet karena Dianggap Rasis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved