Biaya Perang Pakistan-India selama 4 Pekan Mencapai Rp8.260 Triliun, Siapa Paling Boncos?

Selasa, 13 Mei 2025 - 15:14 WIB
loading...
Biaya Perang Pakistan-India...
Biaya perang India dan Pakistan mencapai Rp8.260 triliun. Foto/X/@FeelTuner84754
A A A
ISLAMABAD - Konflik yang sedang berlangsung antara India dan Pakistan telah memberikan beban ekonomi yang signifikan pada kedua negara. Di bidang militer, tiga komponen biaya utama menonjol: serangan udara, penyebaran pesawat nirawak yang luas, dan peningkatan tingkat kesiapan tempur.

Dengan asumsi Angkatan Udara India (IAF) melakukan sekitar 100 serangan mendadak per hari menggunakan pesawat Rafale, Mirage 2000, Su-30MKI, dan Tejas, perkiraan biaya bahan bakar dan operasional per serangan mendadak adalah sekitar USD80.000.

"Jika amunisi berpemandu presisi (PGM) seperti SCALP EG, Spice 2000, Hammer, dan bom berpemandu laser (LGB) digunakan — dengan kecepatan 30 hingga 40 amunisi per hari — biaya senjata individual berkisar antara USD100.000 hingga USD1,1 juta. Selama periode empat minggu, total biaya serangan udara berkelanjutan dapat mencapai sekitar USD6 miliar," kata Farrukh Saleem, pakar militer Pakistan, dilansir Geo TV.

Bagi India, pengerahan harian sekitar 30 sistem udara tak berawak — termasuk amunisi Harop dan IAI, bersama dengan drone Heron dan Searcher — yang didukung oleh operasi ISR, logistik, dan aset peperangan elektronik (EW), memerlukan pengeluaran yang besar.

Baca Juga: Konflik India Pakistan Diciptakan Menjadi Perang Abadi

"Dengan memperhitungkan pengurangan dan penggantian UAV, lebar pita satelit, stasiun kontrol darat (GCS), dan kemampuan pengacauan, perkiraan biaya dapat mencapai USD100 juta per hari — dengan total hampir USD3 miliar selama periode empat minggu," papar Saleem.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Gempa Venezuela, Badan...
Gempa Venezuela, Badan Geologi AS Bikin Pemodelan Korban Tewas 10.000 hingga 100.000 Orang
Rekomendasi
Bukan Gelora E, Bukan...
Bukan Gelora E, Bukan Seres: E5 Plus Jadi Taruhan Terbesar DFSK Sepanjang Sejarah
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Kemendagri dan DPR Sinergi...
Kemendagri dan DPR Sinergi Pemberdayaan Ormas untuk Percepat Kesejahteraan Masyarakat NTB
Berita Terkini
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Infografis
Jurnalis Inggris: Pakistan...
Jurnalis Inggris: Pakistan Pemenang dalam Perang dengan India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved