WHO Ungkap Lebih dari 12.000 Orang Butuh Evakuasi Medis dari Gaza
Kamis, 09 Januari 2025 - 18:29 WIB
loading...
Warga Palestina yang terluka, termasuk anak-anak, dibawa ke Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa untuk perawatan medis setelah serangan Israel terhadap bangunan tempat tinggal di Deir Al Balah, Gaza pada 8 Januari 2025. Foto/Ashraf Amra/Anadolu Agency
A
A
A
JALUR GAZA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan lebih dari 12.000 orang di Gaza membutuhkan evakuasi medis.
Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus bersikeras tingkat persetujuan untuk evakuasi medis harus ditingkatkan.
"Kita perlu mempercepat proses persetujuan untuk evakuasi medis; mengizinkan semua koridor dan penyeberangan perbatasan yang memungkinkan untuk digunakan untuk evakuasi medis yang aman," ujar dia di media sosial pada Rabu (8/1/2025).
Pejabat itu menunjukkan badan tersebut dan mitranya pekan ini telah mengevakuasi sepuluh pasien dari Gaza ke Yordania dan Amerika Serikat (AS) untuk menerima perawatan kesehatan khusus.
Sebelumnya pada hari Rabu, Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) mengatakan rumah sakit Gaza telah menjadi "perangkap maut" karena pemboman Israel yang sedang berlangsung.
Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus bersikeras tingkat persetujuan untuk evakuasi medis harus ditingkatkan.
"Kita perlu mempercepat proses persetujuan untuk evakuasi medis; mengizinkan semua koridor dan penyeberangan perbatasan yang memungkinkan untuk digunakan untuk evakuasi medis yang aman," ujar dia di media sosial pada Rabu (8/1/2025).
Pejabat itu menunjukkan badan tersebut dan mitranya pekan ini telah mengevakuasi sepuluh pasien dari Gaza ke Yordania dan Amerika Serikat (AS) untuk menerima perawatan kesehatan khusus.
Sebelumnya pada hari Rabu, Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) mengatakan rumah sakit Gaza telah menjadi "perangkap maut" karena pemboman Israel yang sedang berlangsung.
Lihat Juga :