Ini Peran Israel dalam Memperkeruh Perang India dan Pakistan

Kamis, 15 Mei 2025 - 01:05 WIB
loading...
Ini Peran Israel dalam...
India menggunakan drone asal Israel dalam menyerang Pakistan. Foto/X/@soumyajitt
A A A
NEW DELHI - Setelah serangan pejuang yang mematikan di Kashmir yang dikuasai India pada akhir April, New Delhi dan Islamabad telah meningkatkan operasinya jauh melampaui 'perang terbatas' yang biasa dilakukan kedua negara berkekuatan nuklir tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

Selama pertempuran paling sengit dalam beberapa dekade, yang berakhir tiba-tiba dengan gencatan senjata yang rapuh yang diumumkan pada hari Sabtu, jet tempur, rudal, dan pesawat nirawak semuanya digunakan, dengan yang terakhir menandai fase baru dalam persaingan tersebut.

Kamis lalu, militer Pakistan mengklaim telah menjatuhkan 25 pesawat nirawak buatan Israel di atas beberapa kota besar di negara itu, termasuk Karachi, Rawalpindi, dan Lahore.

India menuduh Pakistan pada hari yang sama meluncurkan beberapa gelombang serangan rudal dan pesawat nirawak terhadap pangkalan militernya di India dan Kashmir yang dikelola India, yang diklaimnya ditembak jatuh oleh sistem pertahanan udaranya.

Penggunaan pesawat nirawak dilakukan sehari setelah apa yang digambarkan sebagai salah satu pertempuran udara terpanjang dan terbesar dalam sejarah penerbangan baru-baru ini, ketika 125 jet tempur India dan Pakistan bertempur selama lebih dari satu jam.

India sejauh ini membantah klaim Pakistan telah menembak jatuh jetnya, tetapi jika muncul bukti yang mendukung kerusakan signifikan pada Angkatan Udara India, itu akan menjadi kegagalan operasional bagi New Delhi.

Mengapa India Beralih ke Perang Drone?

1. Superioritas Pakistan di Udara Sangat Tangguh

Zeeshan Shah, seorang analis di FINRA di Washington, mengatakan kepada The New Arab bahwa kinerja jet tempur J-10 buatan China milik Pakistan dan penggunaan rudal PL-15 oleh Angkatan Udara Pakistan telah "pada dasarnya memperkuat superioritas udara Pakistan selama hari pertama konflik".

Untuk "mencegah jatuhnya lebih banyak pesawat, dan potensi penangkapan pilot, India memutuskan untuk menggunakan pesawat nirawak bunuh diri Harop dari Israel selama sisa konflik melawan Pakistan dan tidak menanggung kerugian lebih lanjut di udara".

Menurut Letnan Jenderal Ahmed Sharif Chaudhry, juru bicara militer Pakistan, pesawat nirawak India dikirim ke sembilan lokasi, termasuk kota-kota besar seperti Karachi, Rawalpindi, dan Lahore.

Pesawat nirawak Harop buatan Israel mampu terbang hingga 35.000 kaki, di luar jangkauan sebagian besar senjata antipesawat. Diproduksi oleh Israel Aerospace Industries, mereka adalah amunisi yang dapat menyerang target dengan menabraknya atas perintah operator dan menghancurkan diri mereka sendiri dalam prosesnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Jadi Satu-satunya Negara...
Jadi Satu-satunya Negara Islam Berbom Nuklir, Mengapa Pakistan Tolak Akui Israel?
Netanyahu Sebut Negara...
Netanyahu Sebut Negara Asia Ini Cinta Luar Biasa terhadap Israel
Bom Mobil Meledak di...
Bom Mobil Meledak di KA Militer Pakistan, 24 Orang Tewas
Partai Kecoa Viral di...
Partai Kecoa Viral di India, 350.000 Orang Sudah Mendaftar, Syarat Anggota: Pengangguran dan Malas
Tiga Kapal Tanker Tujuan...
Tiga Kapal Tanker Tujuan China dan India Diam-diam Tinggalkan Selat Hormuz, Begini Caranya
Balas Serangan AS di...
Balas Serangan AS di Pulau Qeshm, Iran Luncurkan Rudal ke Bahrain dan Kuwait
Slovenia Larang Pesawat...
Slovenia Larang Pesawat Israel Mendarat di Bandaranya, Kenapa?  
Rekomendasi
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Berita Terkini
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved