Kelompok Pemberontak Ethiopia Dilaporkan Bantai 200 Warga Sipil

Selasa, 21 Juni 2022 - 16:13 WIB
loading...
A A A
Insiden ini adalah salah satu kekejaman terburuk yang melanda negara itu sejak pertempuran pecah di wilayah Tigray utara Ethiopia pada tahun 2020, ketika pemerintah Abiy dan sekutunya dari wilayah tetangga Amhara mencoba untuk menekan pemberontakan oleh Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF).

Baca juga: Pascaserangan ke Etnis Tigray, 16 Staf PBB Ditahan di Ethiopia

TPLF mendominasi pemerintah Ethiopia sebelum Abiy naik ke tampuk kekuasaan pada 2018.

Perang saudara berikutnya telah melihat kedua belah pihak melakukan kekejaman, menurut kelompok hak asasi manusia, dan berisiko memecah negara yang beragam secara etnis. Tidak ada dugaan TPLF terlibat dalam serangan hari Sabtu.

Ethiopia adalah bangsa yang beragam secara etnis dan agama dengan sekitar 110 juta orang yang berbicara dalam berbagai bahasa. Dua kelompok etnis terbesarnya, Oromo dan Amhara, membentuk lebih dari 60% populasi. Tigrayans, yang terbesar ketiga, sekitar 7%.

Pekan lalu, Abiy mengatakan pemerintah Ethiopia telah membentuk komite untuk bernegosiasi dengan pasukan dari wilayah Tigray. Perkembangan tersebut menandai langkah signifikan menuju negosiasi damai antara kedua belah pihak.

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bom Mobil Meledak di...
Bom Mobil Meledak di KA Militer Pakistan, 24 Orang Tewas
Dari Jimmy Lai hingga...
Dari Jimmy Lai hingga Xinjiang, Isu HAM Tak Lagi Jadi Fokus Utama AS-China
Mali Kacau! Separatis...
Mali Kacau! Separatis Serang Basis Militer Seluruh Negeri, Menhan Camara Tewas
Pemberontak Baloch Mengamuk,...
Pemberontak Baloch Mengamuk, Klaim Habisi 84 Orang Pasukan Pakistan, 18 Disandera
2 Kelompok Pemberontak...
2 Kelompok Pemberontak Bentrok di Kolombia, 27 Orang Tewas
Indonesia Terpilih Jadi...
Indonesia Terpilih Jadi Presiden Dewan HAM PBB, Apa Untungnya?
Membaca Penguatan Kelompok...
Membaca Penguatan Kelompok Rentan dalam Revisi UU HAM
Feri Tua Membawa 133...
Feri Tua Membawa 133 Orang Terbalik di Pantai Atlantik, 66 Orang Masih Hilang
Raja Charles Senang...
Raja Charles Senang Inggris Punya Masjid Ramah Lingkungan Pertama di Eropa
Rekomendasi
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Berita Terkini
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Infografis
Bersiap Perang, 450...
Bersiap Perang, 450 Juta Warga Uni Eropa Diminta Timbun Makanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved