Kelompok Pemberontak Ethiopia Dilaporkan Bantai 200 Warga Sipil

Selasa, 21 Juni 2022 - 16:13 WIB
loading...
A A A
Pasukan federal sekarang telah mengamankan daerah itu, tambahnya, tetapi penduduk masih meminta bantuan segera karena masalah keamanan di daerah itu, kata EHRC.

Pemerintah daerah Oromia juga menuduh OLA menyerang warga sipil setelah “tidak mampu melawan serangan dari pasukan keamanan,” dan telah berjanji untuk mengintensifkan serangan terhadap kelompok tersebut, menurut sebuah pernyataan yang diterbitkan pada hari Minggu.

Dalam sebuah pernyataan, Kepala EHRC, Daniel Bekele, mendesak pihak berwenang untuk memastikan langkah-langkah yang diperlukan untuk perlindungan warga sipil, dan menemukan solusi abadi untuk masalah ini.

Baca juga: Hadang Pemberontak, PM Ethiopia Terjun ke Garis Depan Pertempuran

"Serangan terhadap warga sipil tak berdosa & perusakan mata pencaharian oleh pasukan ilegal dan tidak teratur tidak dapat diterima," kata Perdana Menteri Abiy dalam sebuah tweet pada hari Senin.

OLA – yang tahun lalu bersekutu dengan pasukan pemberontak Tigray melawan pemerintah federal Ethiopia dalam konflik yang berkepanjangan di negara itu – telah membantah semua tuduhan itu.

Juru bicara OLA Odaa Tarbii mengatakan Minggu bahwa "rezim" Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed sekali lagi menyalahkan OLA atas kekejaman yang dilakukan oleh para pejuangnya sendiri yang mundur.

Kelompok pemberontak telah ditetapkan sebagai organisasi teror oleh pemerintah Ethiopia, dan sering dituduh menyerang warga sipil dan menargetkan etnis Amhara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bom Mobil Meledak di...
Bom Mobil Meledak di KA Militer Pakistan, 24 Orang Tewas
Dari Jimmy Lai hingga...
Dari Jimmy Lai hingga Xinjiang, Isu HAM Tak Lagi Jadi Fokus Utama AS-China
Mali Kacau! Separatis...
Mali Kacau! Separatis Serang Basis Militer Seluruh Negeri, Menhan Camara Tewas
Pemberontak Baloch Mengamuk,...
Pemberontak Baloch Mengamuk, Klaim Habisi 84 Orang Pasukan Pakistan, 18 Disandera
2 Kelompok Pemberontak...
2 Kelompok Pemberontak Bentrok di Kolombia, 27 Orang Tewas
Indonesia Terpilih Jadi...
Indonesia Terpilih Jadi Presiden Dewan HAM PBB, Apa Untungnya?
DPR: Revisi UU HAM Harus...
DPR: Revisi UU HAM Harus Memperkuat Sistem HAM Nasional
Terbitkan Surat Terbuka,...
Terbitkan Surat Terbuka, Zelensky Ajak Putin Bertemu untuk Akhiri Perang Rusia-Ukraina
Anak-Anak Muda India...
Anak-Anak Muda India Muak dengan Pemerintah, Bentuk "Partai Kecoak"
Rekomendasi
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Berita Terkini
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
Infografis
Ironis! Hanya 4% Warga...
Ironis! Hanya 4% Warga Israel yang Meyakini Tentara Israel Menang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved