Jenderal Polandia Tuntut NATO Segera Beri Ultimatum Rusia
Selasa, 21 Juni 2022 - 14:07 WIB
loading...
Rudal Patriot dikirim ke Rumania pada 2020. Foto/REUTERS
A
A
A
WARSAWA - Mantan kepala Biro Keamanan Nasional Polandia, Jenderal Stanislaw Koziej, mendesak NATO memberi ultimatum kepada Rusia.
Isi ultimatum itu menurut Koziej adalah, apakah Rusia menghentikan serangan rudal di bagian barat Ukraina dekat perbatasan NATO atau aliansi memberlakukan "perlindungan anti-rudal" atas Ukraina.
Dalam wawancara dengan portal web Polandia, Onet pekan lalu, Koziej, yang merupakan kepala keamanan nasional Polandia antara 2010 dan 2015, mengatakan NATO harus melindungi peralatan militer yang dikirim negara-negara Barat ke Ukraina.
Baca juga: 80.000 Demonstran Banjiri Jantung Uni Eropa, Teriak Setop NATO
Saat ini, menurut sang jenderal, pasukan Rusia sedang mencoba menghancurkan senjata Barat dengan rudal jarak jauh yang diluncurkan dari Laut Hitam, atau dengan bantuan penerbangan strategis.
“Ini tidak dapat diterima,” tegas Koziej. Menurutnya, fakta Rusia tampaknya menggunakan rudal dual-purpose yang mampu membawa hulu ledak nuklir memberi NATO setiap alasan untuk mengambil langkah-langkah demi mengurangi risiko.
Baca juga: Perusahaan AS Bantu Ukraina Bangun Iron Dome Sendiri untuk Lawan Rusia
“Kita memiliki semua argumen untuk mengambil tindakan pencegahan dan untuk menginformasikan Rusia bahwa jika tidak berhenti menyerang perbatasan kami dengan rudal jarak jauh, maka dari suatu hari kami akan memperkenalkan perlindungan anti-rudal atas Ukraina Barat,” papar Koziej.
Rusia telah lama meminta Barat berhenti "memompa" Ukraina dengan senjata. Moskow memperingatkan bahwa itu hanya akan memperpanjang konflik dan menyebabkan masalah lebih lanjut.
Baca juga: Middle East Eye: Sistem Haji Baru Motawif Arab Saudi Terkait Pemerintah India
Isi ultimatum itu menurut Koziej adalah, apakah Rusia menghentikan serangan rudal di bagian barat Ukraina dekat perbatasan NATO atau aliansi memberlakukan "perlindungan anti-rudal" atas Ukraina.
Dalam wawancara dengan portal web Polandia, Onet pekan lalu, Koziej, yang merupakan kepala keamanan nasional Polandia antara 2010 dan 2015, mengatakan NATO harus melindungi peralatan militer yang dikirim negara-negara Barat ke Ukraina.
Baca juga: 80.000 Demonstran Banjiri Jantung Uni Eropa, Teriak Setop NATO
Saat ini, menurut sang jenderal, pasukan Rusia sedang mencoba menghancurkan senjata Barat dengan rudal jarak jauh yang diluncurkan dari Laut Hitam, atau dengan bantuan penerbangan strategis.
“Ini tidak dapat diterima,” tegas Koziej. Menurutnya, fakta Rusia tampaknya menggunakan rudal dual-purpose yang mampu membawa hulu ledak nuklir memberi NATO setiap alasan untuk mengambil langkah-langkah demi mengurangi risiko.
Baca juga: Perusahaan AS Bantu Ukraina Bangun Iron Dome Sendiri untuk Lawan Rusia
“Kita memiliki semua argumen untuk mengambil tindakan pencegahan dan untuk menginformasikan Rusia bahwa jika tidak berhenti menyerang perbatasan kami dengan rudal jarak jauh, maka dari suatu hari kami akan memperkenalkan perlindungan anti-rudal atas Ukraina Barat,” papar Koziej.
Rusia telah lama meminta Barat berhenti "memompa" Ukraina dengan senjata. Moskow memperingatkan bahwa itu hanya akan memperpanjang konflik dan menyebabkan masalah lebih lanjut.
Baca juga: Middle East Eye: Sistem Haji Baru Motawif Arab Saudi Terkait Pemerintah India
Lihat Juga :