Situasi Dunia Memanas, Belanja Senjata Nuklir Global Meroket Tajam

Kamis, 16 Juni 2022 - 19:01 WIB
loading...
A A A
China adalah satu-satunya negara lain yang melampaui angka sepuluh miliar dolar, dengan pengeluaran USD11,7 miliar, sementara Rusia memegang tempat ketiga dengan USD8,6 miliar.

Inggris menghabiskan USD6,8 miliar, Prancis USD5,9 miliar, dan negara-negara seperti India, Israel, dan Pakistan masing-masing menghabiskan sedikit lebih dari USD1 miliar untuk persenjataan mereka pada 2021.

Di tempat terakhir adalah Korea Utara, yang menghabiskan USD642 juta untuk persenjataan nuklir mereka.

Laporan tersebut terus mempertanyakan mengapa dan bagaimana negara-negara ini menghabiskan begitu banyak untuk persenjataan nuklir di tengah berbagai masalah global seperti kekurangan pangan dan energy.

Namun laporan itu sampai pada kesimpulan bahwa pendorong terbesar pengeluaran senjata nuklir bukanlah masalah keamanan, melainkan bisnis.

Menurut ICAN, para kontraktor militer AS tertentu diduga menghasilkan banyak uang dari kontrak terkait senjata nuklir.

Perusahaan-perusahaan ini menghabiskan sebagian besar pendapatan mereka untuk menyewa pelobi dan mendanai think tank yang mendorong para politisi membelanjakan lebih banyak lagi untuk senjata pemusnah massal.

Menurut laporan itu, Honeywell International menghasilkan USD6,2 miliar dari tender nuklir pada 2021 dan menghabiskan tambahan USD7 juta untuk melobi.

Northrop Grumman mendapat USD5 miliar dan menggunakan USD11,6 juta untuk melobi.

Lockheed Martin menerima USD1,9 miliar dari industri dan menghabiskan USD16,9 juta untuk melobi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Pangeran Saudi Ditemukan...
Pangeran Saudi Ditemukan Meninggal di Hotel Mewah London, Diduga Kecanduan Narkoba
Rekomendasi
Tim Pelajar Indonesia...
Tim Pelajar Indonesia Sabet 4 Medali di Olimpiade Kimia Internasional 2026
Serial My Chef In Crime...
Serial My Chef In Crime Segera Tayang di VISION+, Gabungkan Misteri Kriminal dengan Dunia Kuliner
Kejagung Pastikan Proses...
Kejagung Pastikan Proses Etik Febrie Adriansyah Tunggu Perkara Pidana Inkrah
Berita Terkini
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Infografis
Pau Cubarsi, Pemain...
Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved