Situasi Dunia Memanas, Belanja Senjata Nuklir Global Meroket Tajam

Kamis, 16 Juni 2022 - 19:01 WIB
loading...
Situasi Dunia Memanas,...
Pekerja memeriksa bom nuklir B53 di fasilitas gudang senjata nuklir B&W Pantex di pinggiran Amarillo, Texas, dalam foto yang dirilis 25 Oktober 2011. Foto/REUTERS/B&W Pantex
A A A
WASHINGTON - Belanja pengeluaran senjata atom global mengalami peningkatan tajam pada 2021 menurut laporan terbaru Kampanye Internasional untuk Menghapus Senjata Nuklir (ICAN) pada Selasa (14/6/2022).

Hanya dalam satu tahun, sembilan negara bersenjata nuklir yakni Amerika Serikat (AS), China, Rusia, Prancis, India, Israel, Korea Utara (Korut), Pakistan, dan Inggris menghabiskan total USD82,4 miliar untuk meningkatkan dan memelihara perkiraan 13.000 senjata nuklir mereka.

Jumlah tersebut menandai kenaikan 9% dari tahun sebelumnya, menurut perkiraan ICAN.

Baca juga: Ukraina Ungkap Alasan Tak Mau Negosiasi dengan Rusia

Laporan tersebut, yang merupakan ringkasan tahunan ketiga ICAN tentang pengeluaran nuklir global dan berjudul “Squandered: 2021 Global Nuclear Weapons Spending,” menyoroti secara total, dunia menghabiskan gabungan USD156.842 setiap menit pada 2021 untuk senjata pemusnah massal.

Baca juga: Rusia Protes Israel Izinkan Pemukim Yahudi Beli Properti Gereja Ortodoks Yunani

Situasi itu terjadi di tengah pandemi yang sedang berlangsung dan meningkatnya kerawanan pangan global.

Baca juga: Tegang dengan China, Taiwan Pamer Kendaraan Lapis Baja Buatan Lokal Terbaru

ICAN merinci dengan tepat berapa banyak yang dihabiskan masing-masing dari sembilan negara untuk senjata atom, daftar perusahaan yang diuntungkan, dan pelobi yang disewa untuk mempertahankan bisnis senjata nuklir.

Amerika Serikat ternyata menjadi pembelanja terbesar untuk persenjataan nuklir pada 2021, setelah menghabiskan USD44,2 miliar, empat kali lebih banyak daripada yang berikutnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Keji! Pasangan Muda-Mudi...
Keji! Pasangan Muda-Mudi Buang Bayi di Tempat Sampah Terminal Bus
Rekomendasi
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Kylian Mbappe Cetak...
Kylian Mbappe Cetak 2 Rekor Bersejarah di Piala Dunia 2026
Argentina vs Aljazair:...
Argentina vs Aljazair: Messi dan Misi Pertahankan Takhta Piala Dunia
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved