Situasi Dunia Memanas, Belanja Senjata Nuklir Global Meroket Tajam

Kamis, 16 Juni 2022 - 19:01 WIB
loading...
A A A
Penulis laporan mencatat setelah memeriksa ribuan kontrak, laporan, dan pengungkapan lobi, mereka memperkirakan lebih dari selusin perusahaan swasta menerima total USD30,2 miliar dalam kontrak senjata nuklir pada 2021.

“Perusahaan-perusahaan itu kemudian berbalik dan menghabiskan USD117 juta melobi pembuat keputusan untuk menghabiskan lebih banyak uang untuk pertahanan. Dan mereka juga menghabiskan hingga USD10 juta untuk mendanai sebagian besar think tank utama yang meneliti dan menulis tentang solusi kebijakan tentang senjata nuklir,” tulis laporan ICAN.

Laporan tersebut selanjutnya mencatat semua pengeluaran ini tidak melakukan apa pun untuk mencegah konflik apa pun dan peristiwa geopolitik baru-baru ini di Eropa hanya berfungsi untuk semakin mempersempit kantong mereka yang terkait dengan industri senjata nuklir.

“Kami diberitahu bahwa miliaran yang diinvestasikan dalam ribuan senjata pemusnah massal dengan kekuatan untuk menghancurkan dunia berkali-kali lipat adalah harga yang harus dibayar untuk perdamaian di Eropa. Sebaliknya, miliaran itu masuk ke kantong orang-orang kuat yang mendapat untung dari produksi senjata pemusnah massal,” papar laporan itu.

Para penulis menekankan laporan tersebut menunjukkan “senjata nuklir tidak berfungsi” karena mereka telah gagal mencegah konflik di Eropa.

“Inilah mengapa kita membutuhkan perlucutan senjata multilateral lebih dari sebelumnya. Pertemuan pertama negara-negara pihak pada Perjanjian Pelarangan Senjata Nuklir di Wina (dari 21 hingga 23 Juni) tidak dapat dilakukan pada waktu yang lebih baik," papar Koordinator Kebijakan dan Penelitian ICAN Alicia Sanders-Zakre.

ICAN adalah pemenang Hadiah Nobel Perdamaian, koalisi internasional berbasis di Jenewa yang telah aktif mengkampanyekan untuk menghormati dan implementasi penuh Perjanjian Pelarangan Senjata Nuklir yang membantu diadopsi di PBB pada 2017.

Perjanjian tersebut telah diratifikasi 59 negara di seluruh dunia sejauh ini, namun belum ada satu pun negara nuklir yang menandatanganinya.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Pangeran George Resmi...
Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!
Rekomendasi
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Ayahanda Jatuh Sakit,...
Ayahanda Jatuh Sakit, Alasan Tangis Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved