Paspor Rusia Pertama Dibagikan pada Warga Kherson Ukraina Selatan
Minggu, 12 Juni 2022 - 05:15 WIB
loading...
Paspor Rusia di pabrik percetakan Goznak, Moskow, Rusia. Foto/REUTERS
A
A
A
KHERSON - Pihak berwenang di kota Kherson, Ukraina Selatan, yang diduduki Moskow, membagikan paspor Rusia kepada penduduk setempat untuk pertama kalinya pada Sabtu (11/6/2022).
Kantor berita Rusia, Tass, melaporkan 23 warga Kherson menerima paspor Rusia pada upacara melalui “prosedur yang disederhanakan” yang difasilitasi dekrit yang ditandatangani Presiden Rusia Vladimir Putin pada Mei.
"Semua penduduk Kherson kami ingin mendapatkan paspor dan kewarganegaraan (Rusia) sesegera mungkin," ungkap kepala pemerintah Kherson pro-Rusia Vladimir Saldo seperti dikutip TASS.
Baca juga: Media Norwegia Beri 5 Alasan Ukraina Tak Bisa Gabung Uni Eropa
“Ini adalah era baru yang akan dimulai bagi kami… Ini adalah dokumen terpenting yang dapat dimiliki seseorang dalam hidup mereka,” ujar Saldo kepada agensi RIA Novosti.
Baca juga: Ukraina Akui Kalah Perang Artileri Lawan Rusia Meski Tembakkan 6.000 Bom Sehari
Pihak berwenang Kherson mengatakan waktu distribusi paspor dipilih dengan mempertimbangkan Hari Rusia.
Baca juga: Menguak Misteri Pesawat Hantu Terbang di Atas 6 Negara NATO
Hari Rusia jatuh pada Minggu (12/6/2022) dan merupakan hari libur umum untuk menandai kemerdekaan Rusia dari bekas Uni Soviet.
Ini adalah kesempatan bagi banyak warga Rusia untuk menunjukkan kebanggaan nasional.
Tentara Rusia menaklukkan sebagian besar wilayah Kherson pada awal serangan 24 Februari.
Keputusan Kremlin yang memberi wewenang kepada pemerintah setempat memberikan paspor Rusia kepada penduduk setempat juga menyangkut wilayah Zaporizhzhia di dekatnya yang sebagian dikendalikan pasukan Moskow.
Ukraina mengecam langkah itu sebagai "pelanggaran mencolok" terhadap integritas teritorialnya, dengan mengatakan keputusan Putin "tidak sah secara hukum".
Kantor berita Rusia, Tass, melaporkan 23 warga Kherson menerima paspor Rusia pada upacara melalui “prosedur yang disederhanakan” yang difasilitasi dekrit yang ditandatangani Presiden Rusia Vladimir Putin pada Mei.
"Semua penduduk Kherson kami ingin mendapatkan paspor dan kewarganegaraan (Rusia) sesegera mungkin," ungkap kepala pemerintah Kherson pro-Rusia Vladimir Saldo seperti dikutip TASS.
Baca juga: Media Norwegia Beri 5 Alasan Ukraina Tak Bisa Gabung Uni Eropa
“Ini adalah era baru yang akan dimulai bagi kami… Ini adalah dokumen terpenting yang dapat dimiliki seseorang dalam hidup mereka,” ujar Saldo kepada agensi RIA Novosti.
Baca juga: Ukraina Akui Kalah Perang Artileri Lawan Rusia Meski Tembakkan 6.000 Bom Sehari
Pihak berwenang Kherson mengatakan waktu distribusi paspor dipilih dengan mempertimbangkan Hari Rusia.
Baca juga: Menguak Misteri Pesawat Hantu Terbang di Atas 6 Negara NATO
Hari Rusia jatuh pada Minggu (12/6/2022) dan merupakan hari libur umum untuk menandai kemerdekaan Rusia dari bekas Uni Soviet.
Ini adalah kesempatan bagi banyak warga Rusia untuk menunjukkan kebanggaan nasional.
Tentara Rusia menaklukkan sebagian besar wilayah Kherson pada awal serangan 24 Februari.
Keputusan Kremlin yang memberi wewenang kepada pemerintah setempat memberikan paspor Rusia kepada penduduk setempat juga menyangkut wilayah Zaporizhzhia di dekatnya yang sebagian dikendalikan pasukan Moskow.
Ukraina mengecam langkah itu sebagai "pelanggaran mencolok" terhadap integritas teritorialnya, dengan mengatakan keputusan Putin "tidak sah secara hukum".
(sya)
Lihat Juga :