Media Norwegia Beri 5 Alasan Ukraina Tak Bisa Gabung Uni Eropa

Minggu, 12 Juni 2022 - 00:31 WIB
loading...
Media Norwegia Beri...
Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Presiden Dewan Eropa Charles Michel mengikuti KTT Uni Eropa di Versailles, dekat Paris, Prancis, 10 Maret 2022. Foto/Ludovic MARIN/REUTERS
A A A
OSLO - Ambisi bergabung Uni Eropa (UE) adalah salah satu pendorong ideologis utama kudeta Euromaidan di Kiev pada 2014.

Saat itu puluhan ribu orang Ukraina berkumpul di ibukota untuk memprotes langkah pemerintah mundur dari penandatanganan perjanjian asosiasi Uni Eropa.

Delapan tahun kemudian, pada 28 Februari 2022, Kiev secara resmi mengajukan permohonan keanggotaan UE.

Baca juga: Iran dan Venezuela Tandatangani Kesepakatan Besar, Cek Isinya

Tawaran Ukraina untuk bergabung dengan UE akan terus terhambat oleh lima masalah yang meluas, menurut Norwegian Broadcasting Corporation (NRK).

Baca juga: Ukraina Akui Kalah Perang Artileri Lawan Rusia Meski Tembakkan 6.000 Bom Sehari

NRK menjelaskan berkurangnya antusiasme para pejabat UE baru-baru ini untuk memberikan "jalan pintas" ke keanggotaan Ukraina.

Masalah terbesar, menurut peneliti Oslo Metropolitan University dan spesialis Ukraina Jorn Holm-Hansen, adalah korupsi yang meluas yang mengganggu Kiev, dengan situasi yang tetap lebih buruk di Ukraina daripada negara blok UE mana pun, menurut data Transparency International.

“Ada juga pembicaraan tentang nepotisme, yang memberi keuntungan kepada orang yang dikenalnya. Jika Anda melanggar praktik ini, Anda sering dianggap tidak dapat diandalkan dan semacam 'pengkhianat',” papar Holm-Hansen.

Kedua, negara tersebut memiliki masalah besar dengan supremasi hukum, pemerintahan, dan demokrasi, kata peneliti itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
Skuad Timnas Norwegia...
Skuad Timnas Norwegia Foto Ala Pasukan Viking Menuju Piala Dunia 2026
Pilu Seorang Ibu Gugat...
Pilu Seorang Ibu Gugat OpenAI Usai Kematian Putrinya Dikaitkan ChatGPT
AS Sebut Iran Akan Buka...
AS Sebut Iran Akan Buka Selat Hormuz Tanpa Biaya Tol
Rekomendasi
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Motif Penculikan Lansia...
Motif Penculikan Lansia 70 Tahun di PIK karena Dendam Asmara Tak Direstui
Fuad Hasan Absen karena...
Fuad Hasan Absen karena Kondisi Kesehatan, KPK Minta Bukti
Berita Terkini
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
Infografis
5 Alasan Kapal Induk...
5 Alasan Kapal Induk AS Tak Lagi Relevan dalam Perang Masa Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved