Sejarah Masjidil Haram Diserang Kelompok Teroris yang Gegerkan Arab Saudi

Rabu, 08 Juni 2022 - 00:35 WIB
loading...
Sejarah Masjidil Haram...
Asap mengepul saat Masjidil Haram di Makkah, Arab Saudi, diserang kelompok teroris pada November 1979. Foto/Wikimedia Commons via Arab News
A A A
RIYADH - Masjidil Haram , situs tersuci umat Islam, di Makkah, Arab Saudi , pernah diserangkelompokteroris bersenjata pada 20 November 1979. Mereka berupaya merebut masjid suci tempat Kakbah berada dengan jamaah dari banyak negara menjadi sandera.

Serangan itu pula yang menjadi momen bagi Arab Saudi mempertaruhkan citra baiknya sebagai Penjaga Dua Masjid Suci.

Kelompokteroris tersebut dipimpin oleh seorang pengkhotbah berusia 40 tahun; Juhaiman al-Otaybi.

Motif Penyerbuan

Meskipun berpendidikan rendah, ditambah dengan kurangnya kemahiran dalam bahasa Arab klasik, Otaybi memiliki efek kharismatik pada para pengikutnya.

“Dia setia pada misinya, dan dia menyerahkan seluruh hidupnya kepada Allah, siang dan malam,” kenang seorang siswa penuntut ilmu agama saat itu, Mutwali Saleh.

Juhaiman al-Otaybi mendirikan sebuah asosiasi bernama al-Jamaa al-Salafiya al-Muhtasiba (JSM), yang mengutuk meningkatnya Westernisasi Arab Saudi.

Di bawah kepemimpinan keluarga Kerajaan Arab Saudi (House of Saud) dan ekspor minyak yang meningkat, Kerajaan Islam tersebut menjadi makmur. Anggota JSM, yang menjalani kehidupan penghematan, menjuluki peningkatan konsumerisme Arab Saudi sebagai "degenerasi nilai-nilai sosial dan agama".

Baca juga: Pandangan Mohammed bin Salman soal Islam, Nabi Muhammad dan Kerajaan Arab Saudi

Otaybi percaya bahwa budaya Arab Saudi telah menjadi korup, dan pamer di bawah keluarga Kerajaan Arab Saudi. Dia bersumpah untuk mengembalikan warisan sejati Islam di Kerajaan.

Dia menyatakan seorang pengkhotbah Islam yang berbicara lembut (kemudian berubah menjadi saudara ipar) Abdullah al-Qahtan sebagai "Imam Mahdi" (penebus Islam).

Dalam keyakinan umat Islam, seorang Imam Mahdi adalah orang yang muncul sebelum hari kiamat, yang dipilih Allah, untuk menghancurkan semua kezaliman dan menegakkan keadilan di muka Bumi sbelum datangnya hari kiamat.

Otaybi menjalani pelatihan militer selama bertugas di Garda Nasional Arab Saudi. Rencananya adalah untuk mengepung situs paling suci umat Islam dan pengalaman militernya terbukti bermanfaat.

Tanggal 20 November 1979, dipilih untuk melaksanakan rencananya karena menandai hari pertama tahun 1400, menurut kalender Islam.

Sesuai tradisi Muslim, seseorang yang disebut sebagai "Mujaddid" muncul pada pergantian setiap abad untuk menghidupkan kembali Islam dan mengembalikannya ke kejayaannya yang murni.

Pada hari naas 20 November 1979, sekitar 50.000 Muslim dari seluruh dunia telah berkumpul di halaman dekat Kakbah untuk salat subuh.

Salat diimami oleh Sheikh Mohammed al-Subayil, imam Masjidil Haram saat itu. Juhaiman al-Otaybi dan 200 pengikutnya yang aneh termasuk di antara jamaah salat.

Saat salat berakhir, parateroris itu dengan cepat mengambil alih mikrofon dan mendorong al-Subayil ke samping.

Dari peti mati tertutup yang disimpan di tengah halaman, para terorismengeluarkan pistol dan senapan. Senjata itu dengan cepat didistribusikan di antara para pengikutnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
130 Orang Ditangkap...
130 Orang Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Para Pejabat Berbagai Kementerian
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Diperiksa 4 Jam, Mantan...
Diperiksa 4 Jam, Mantan Menpora Dito Ariotedjo Dicecar 10 Pertanyaan KPK soal Kunjungan ke Arab Saudi
Studi Ungkap Gurita...
Studi Ungkap Gurita Politik China dalam Jaringan Kriminal di Asia Tenggara
Gelombang Panas Nyaris...
Gelombang Panas Nyaris 40 Deajat Celsius, Jalanan Kota New York Meleleh
Rekomendasi
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Sukun Disebut Superfood...
Sukun Disebut Superfood Lokal Indonesia, Guru Besar IPB Beberkan Keunggulannya
Berita Terkini
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved