Soal Kemustahilan Perang Nuklir, Medvedev: Mereka Selalu Salah!

Jum'at, 03 Juni 2022 - 14:57 WIB
loading...
Soal Kemustahilan Perang...
Foto asli tes atom Grable, ditembakkan dari meriam atom di lokasi yang dirahasiakan. Foto/NNSA
A A A
MOSKOW - Tidak ada yang menginginkan perang nuklir, dan semuanya harus dilakukan agar keruntuhan nuklir tidak pernah terjadi di Bumi. Namun berbicara tentang ketidakmungkinannya adalah satu kesalahan.

Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev mengungkapkan hal itu pada Jumat (3/6/2022).

"Anda lihat, ketika mereka mengatakan bahwa (perang nuklir) tidak mungkin karena tidak pernah mungkin, mereka selalu salah. Apalagi, senjata nuklir telah digunakan dalam sejarah," ungkap Medvedev kepada Al Jazeera.

Baca juga: AS Sudah Susun Rencana Jika Terjadi Kiamat atau Perang Nuklir, Apa Saja Isinya?

Dia menambahkan, “Semua negara di dunia harus melakukan segalanya agar keruntuhan nuklir tidak pernah terjadi.”

Baca juga: Negara yang Memiliki Pesawat Anti-Kiamat, Ini Beragam Kehebatannya

Medvedev menjelaskan, sesuai dengan doktrin, jika Rusia diserang dengan senjata nuklir, infrastruktur kritisnya diserang atau terkena senjata konvensional yang akan mengancam keberadaan negara, Rusia akan meluncurkan serangan nuklir balasan.

Baca juga: Inilah Kehebatan Artileri Roket HIMARS yang Dikirim AS ke Ukraina

Pernyataan pejabat Rusia mengenai masalah nuklir muncul setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menulis opini untuk New York Times tentang semua hal tentang Rusia, terutama tentang operasi militer khusus yang sedang berlangsung di Ukraina dan niat AS untuk bergerak maju.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Iran Desak AS Paksa...
Iran Desak AS Paksa Israel Tarik Pasukan dari Lebanon
Rekomendasi
AI Analytics-Trade Flow...
AI Analytics-Trade Flow Siapkan Keputusan Investasi buat Pemula
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Berita Terkini
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved