Soal Kemustahilan Perang Nuklir, Medvedev: Mereka Selalu Salah!
Jum'at, 03 Juni 2022 - 14:57 WIB
loading...
A
A
A
"Peran besar bahwa ini tidak terjadi dimainkan oleh mereka yang, pada kenyataannya, memaksakan sudut pandang mereka tentang Ukraina. Saya akan memberi tahu Anda secara langsung siapa mereka. Ini adalah Amerika Serikat, negara-negara Eropa, dan Aliansi Atlantik Utara. Jika bukan karena posisinya yang merusak, itu mungkin untuk disetujui," tutur Medvedev.
Komentar Medvedev tentang keputusan Swedia dan Finlandia untuk bergabung dengan blok NATO mencerminkan pernyataan yang dibuat sebelumnya oleh Presiden Rusia Vladimir Putin.
Putin saat itu menyatakan langkah tersebut tidak akan dianggap sebagai ancaman langsung ke Moskow.
Operasi militer khusus di Ukraina terjadi setelah berbulan-bulan negosiasi yang gagal di mana anggota NATO menolak memenuhi kekhawatiran keamanan Rusia atas tawaran Ukraina untuk bergabung dengan blok itu, dengan Moskow telah berulang kali mendesak NATO berhenti memperluas jejak militernya di dekat perbatasannya.
Putin telah menyatakan operasi militer khusus yang sedang berlangsung dimaksudkan untuk "menetralisir" Ukraina sehingga NATO tidak dapat menggunakannya sebagai pangkalan untuk menyerang Rusia.
Namun, di tengah pembicaraan Ukraina bergabung dengan NATO, perlu disebutkan bahwa mantan Duta Besar AS untuk Rusia Michael McFaul baru-baru ini mengakui bahwa AS secara efektif berbohong ke Ukraina tentang tawarannya.
Pengungkapan itu kemudian dikecam oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova.
Komentar Medvedev tentang keputusan Swedia dan Finlandia untuk bergabung dengan blok NATO mencerminkan pernyataan yang dibuat sebelumnya oleh Presiden Rusia Vladimir Putin.
Putin saat itu menyatakan langkah tersebut tidak akan dianggap sebagai ancaman langsung ke Moskow.
Operasi militer khusus di Ukraina terjadi setelah berbulan-bulan negosiasi yang gagal di mana anggota NATO menolak memenuhi kekhawatiran keamanan Rusia atas tawaran Ukraina untuk bergabung dengan blok itu, dengan Moskow telah berulang kali mendesak NATO berhenti memperluas jejak militernya di dekat perbatasannya.
Putin telah menyatakan operasi militer khusus yang sedang berlangsung dimaksudkan untuk "menetralisir" Ukraina sehingga NATO tidak dapat menggunakannya sebagai pangkalan untuk menyerang Rusia.
Namun, di tengah pembicaraan Ukraina bergabung dengan NATO, perlu disebutkan bahwa mantan Duta Besar AS untuk Rusia Michael McFaul baru-baru ini mengakui bahwa AS secara efektif berbohong ke Ukraina tentang tawarannya.
Pengungkapan itu kemudian dikecam oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova.
(sya)
Lihat Juga :