Warga Pria Boleh Tinggalkan Ukraina Asal Bayar Rp73 Juta

Selasa, 31 Mei 2022 - 16:28 WIB
loading...
Warga Pria Boleh Tinggalkan...
Pengungsi melintasi tenda untuk naik kereta setelah melintasi perbatasan dari Ukraina ke Polandia di pos perbatasan Medyka, Polandia, 9 Maret 2022. Foto/REUTERS/Fabrizio Bensch
A A A
KIEV - Warga Ukraina yang memenuhi syarat untuk dinas militer harus diizinkan meninggalkan negara itu dengan melanggar larangan perjalanan aktif, jika mereka dapat membayar beberapa ribu dolar.

Saran itu diungkapkan penasihat Kementerian Dalam Negeri Ukraina Viktor Andrusiv pada Senin (30/5/2022).

Sebagian besar pria Ukraina berusia antara 18 dan 60 tahun tidak dapat bepergian secara legal ke luar tanah air mereka karena darurat militer.

Baca juga: Kapal Kargo Pertama Tinggalkan Mariupol sejak Rusia Rebut Kota

Viktor Andrusiv mengatakan Ukraina perlu memobilisasi "beberapa ratus ribu tentara" untuk melawan Rusia.

Baca juga: Ukraina Ledek Rusia: Jenderal Moskow Lari Terbirit-birit Diancam Dibunuh Anak Buahnya

“Namun, larangan total saat ini untuk meninggalkan negara itu bagi mereka yang dimobilisasi adalah kebijakan yang buruk,” ujar dia.

“Saya menyarankan untuk memperkenalkan pembayaran asuransi, misalnya USD3.000 hingga USD5.000 (Rp73 juta). Dan jalan bebas hambatan bagi yang membayar,” tulisnya di media sosial.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Meningkat Jadi 5.208 Orang, 16.740 Luka-Luka
Presiden Nikaragua Daniel...
Presiden Nikaragua Daniel Ortega Hapus Pemilu di Negaranya, Ini Alasannya
Rekomendasi
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
Apresiasi Penunjukan...
Apresiasi Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN, Amos Simanjuntak: Pilihan Tepat
MNC University Gandeng...
MNC University Gandeng IDBW 2026, Bekali Mahasiswa Hadapi Peluang Karier dan Finansial di Era Web3
Berita Terkini
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Infografis
Ukraina Mengharapkan...
Ukraina Mengharapkan 3 Juta Peluru Sekutu untuk Akhiri Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved