AS Prihatin Kepala HAM PBB Lakukan Kunjungan ke China
Minggu, 29 Mei 2022 - 15:17 WIB
loading...
A
A
A
“Kami semakin terganggu oleh laporan bahwa penduduk Xinjiang diperingatkan untuk tidak mengeluh atau berbicara secara terbuka tentang kondisi di wilayah tersebut, bahwa tidak ada informasi yang diberikan tentang keberadaan ratusan orang Uyghur yang hilang dan kondisi lebih dari satu juta orang yang ditahan,” Blinken menambahkan.
“Komisaris Tinggi seharusnya diizinkan mengadakan pertemuan rahasia dengan anggota keluarga Uighur dan komunitas diaspora etnis minoritas lainnya di Xinjiang yang tidak berada di fasilitas penahanan tetapi dilarang bepergian ke luar wilayah tersebut,” lanjutnya.
Sebelumnya, Bachelet membela kunjungannya ketika masih berada di China. Ia mengatakan, kunjungan itu "bukan penyelidikan", tetapi meminta Beijing untuk menghindari "tindakan sewenang-wenang dan tidak pandang bulu" dalam tindakan kerasnya di Xinjiang.
Menurut Bachelet, perjalanan itu adalah kesempatan baginya untuk berbicara dengan "terus terang" kepada otoritas China serta kelompok masyarakat sipil dan akademisi.
Baca juga: Utusan PBB Sambangi Xinjiang di Bawah Pengawasan China
“Komisaris Tinggi seharusnya diizinkan mengadakan pertemuan rahasia dengan anggota keluarga Uighur dan komunitas diaspora etnis minoritas lainnya di Xinjiang yang tidak berada di fasilitas penahanan tetapi dilarang bepergian ke luar wilayah tersebut,” lanjutnya.
Sebelumnya, Bachelet membela kunjungannya ketika masih berada di China. Ia mengatakan, kunjungan itu "bukan penyelidikan", tetapi meminta Beijing untuk menghindari "tindakan sewenang-wenang dan tidak pandang bulu" dalam tindakan kerasnya di Xinjiang.
Menurut Bachelet, perjalanan itu adalah kesempatan baginya untuk berbicara dengan "terus terang" kepada otoritas China serta kelompok masyarakat sipil dan akademisi.
Baca juga: Utusan PBB Sambangi Xinjiang di Bawah Pengawasan China
Lihat Juga :