Apakah Izinkan Alkohol demi Pariwisata? Ini Jawaban Tegas Arab Saudi

Jum'at, 27 Mei 2022 - 08:34 WIB
loading...
Apakah Izinkan Alkohol...
Asisten Menteri Pariwisata Putri Haifa binti Mohammad menegaskan bahwa Arab Saudi tidak berencana mencabut larangan menyajikan alkohol hanya demi mempromosikan industri pariwisata. Foto/SPA.
A A A
DAVOS - Arab Saudi tidak berencana untuk mencabut larangan menyajikan alkohol untuk membuka diri ke dunia dan untuk mempromosikan industri pariwisata. Jawaban tegas itu disampaikan Asisten Menteri Pariwisata Putri Haifa binti Mohammad.

Putri Haifa mengatakan Kerajaan Arab Saudi, tempat kelahiran Islam, tidak akan bergerak untuk mengubah undang-undang yang melarang alkohol. Menurutnya, dengan pembatasan itu, Arab Saudi telah menarik wisatawan dari seluruh dunia.

“Arab Saudi sangat transparan tentang posisinya dalam segala hal, kami sangat jelas,” katanya dalam Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, seperti dikutip Gulf News, Jumat (27/5/2022).

“Jawaban singkatnya adalah kami akan melanjutkan hukum kami saat ini.”

Baca juga: Pandangan Mohammed bin Salman soal Islam, Nabi Muhammad dan Kerajaan Arab Saudi

Putri Haifa menjawab pertanyaan di sesi panel tentang laporan bahwa menyajikan alkohol dapat diizinkan di NEOM, sebuah mega-proyek futuristik Saudi.

“Kami telah mengungguli secara global dalam pariwisata dengan apa yang saat ini kami tawarkan hari ini,” imbuh Putri Haifa.

“Ada banyak hal yang harus dilakukan tanpa memperkenalkan sesuatu yang baru,” paparnya.

“Prioritas industri perjalanan dan pariwisata dari perspektif pemerintah adalah mengapa kami berhasil melakukannya dengan baik selama pandemi dan pulih,” kata dalam panel bertajuk "Saudi Arabia Outlook".

Arab Saudi telah membuat lompatan 10 tanda dari level pra-pandemi dalam edisi terbaru WEF Travel and Tourism Development Index yang diterbitkan awal pekan ini.

Kerajaan itu berada di peringkat 34 di antara lebih dari 100 negara untuk pembangunan, keberlanjutan, dan ketahanan dalam industri.

Pada 2019, Arab Saudi meluncurkan skema visa baru yang bertujuan menarik wisatawan asing ke kerajaan sebagai bagian dari rencana untuk mendiversifikasi ekonominya yang bergantung pada minyak.

Visa turis instan diperoleh secara online atau pada saat kedatangan di bandara Saudi.

Sistem ini merupakan bagian dari Visi 2030, rencana ambisius Saudi yang bertujuan mendiversifikasi ekonomi negara.

Tujuan pra-coronavirus Arab Saudi adalah untuk menarik 100 juta pengunjung setiap tahun pada tahun 2030.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Prancis Terpanggang!...
Prancis Terpanggang! Korban Tewas Gelombang Panas Tembus 1.000 Orang, 85% Lansia
Rekomendasi
Penasaran dengan Isi...
Penasaran dengan Isi Kakbah yang dijadikan Kiblat Salat? Simak Penjelasannya di Sini!
Tito Dorong Penguatan...
Tito Dorong Penguatan BNPP RI untuk Percepatan Pembangunan dan Keamanan Perbatasan
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Kenangan Pahit 2002 Hantui La Albirroja
Berita Terkini
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Infografis
Head to Head Timnas...
Head to Head Timnas Indonesia vs Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved