Suriah Sebut Setiap Serangan Turki Sama dengan Kejahatan Perang

Kamis, 26 Mei 2022 - 05:00 WIB
loading...
Suriah Sebut Setiap...
Suriah Sebut Setiap Serangan Turki Sama dengan Kejahatan Perang. FOTO/Khamaa.com
A A A
DAMASKUS - Kementerian Luar Negeri Suriah mengatakan pada Rabu (25/5/2022), bahwa mereka akan mempertimbangkan setiap serangan militer Turki ke wilayahnya sebagai " kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan".

Presiden Turki Tayyip Erdogan, pada awal pekan ini mengatakan, Ankara akan segera menciptakan zona aman 30 km di luar perbatasan selatannya untuk memerangi apa yang ia sebut sebagai ancaman teroris, yang kemungkinan mengacu pada kelompok bersenjata Kurdi di Suriah utara.

Baca: Turki Gelar Serangan Militer Baru di Suriah Utara, Ini Targetnya

Ankara telah melakukan tiga serangan ke Suriah utara sejak 2016, terutama menargetkan YPG Kurdi Suriah yang didukung Amerika Serikat. Damaskus melihat serangan itu sebagai pelanggaran kedaulatan negara dan integritas teritorial.

Pada hari Rabu, Kementerian Luar Negeri Suriah mengatakan telah mengirim surat kepada Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Dewan Keamanan, menggambarkan tindakan Turki sebagai tidak sah.

"Mereka sama dengan apa yang dapat digambarkan sebagai kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan," sebut pernyataan Kementerian Luar Negeri Suriah, seperti dikutip dari Middle East Monitor.

Baca: Rusia: Sudah Waktunya untuk Hentikan Bantuan Turki ke Pemberontak Suriah

Dua hari setelah Erdogan mengumumkan rencana tersebut, surat kabar pro-pemerintah Yeni Safak mengatakan, persiapan telah dilakukan untuk operasi baru untuk memperluas "zona aman".

“Di antara kemungkinan target Angkatan Bersenjata Turki dan Tentara Nasional Suriah (yang didukung Turki), adalah Tal Rifaat, Ain Al Arab (Kobani), Ain Issa dan Manbij,” sebut laporan surat kabar itu.

Kontrol Turki atas kota-kota, yang terletak di atau dekat dengan bentangan tengah perbatasan sepanjang 911 km dengan Suriah, dapat memperluas dan memperdalam kehadiran militernya dari dekat pantai Mediterania di sepanjang hampir tiga perempat perbatasan.

Baca: Turki: Normalisasi Hubungan dengan Israel Akan Bantu Palestina

Sejauh ini, hanya ada sedikit tanda-tanda gerakan militer yang mendahului empat serangan terakhir Turki ke Suriah utara. Erdogan mengatakan keputusan tentang operasi militer akan dibuat pada pertemuan Dewan Keamanan Nasional pada hari Kamis.

Daerah target potensial dikendalikan oleh YPG yang didukung AS, yang dipandang Ankara sebagai perpanjangan dari PKK, kelompok militan Kurdi yang melancarkan pemberontakan di Turki tenggara sejak 1984. Turki menyebut keduanya sebagai organisasi teroris.

YPG telah menjadi target utama dari beberapa serangan yang dilakukan Turki di Suriah utara sejak 2016, merebut ratusan kilometer tanah dan mendorong sekitar 30 km jauh ke dalam negara itu.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Viral, Ribuan Warga...
Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja
Rekomendasi
Pulisic Absen, Amerika...
Pulisic Absen, Amerika Serikat Bungkam Australia 2-0 di Piala Dunia 2026
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Berita Terkini
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Infografis
AS Mengakui Perang Ukraina...
AS Mengakui Perang Ukraina Adalah Perang Proksi AS dengan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved