Militer Ukraina Serang Pasukan Rusia dengan Artileri Barat

Selasa, 24 Mei 2022 - 16:38 WIB
loading...
Militer Ukraina Serang...
Militer Ukraina serang pasukan Rusia dengan artileri Barat. Foto/Ilustrasi
A A A
MYKOLAIV - Juru bicara militer Ukraina mengatakan pasukan Kiev menyerang posisi Rusia dengan sistem artileri Barat yang baru disediakan. Ia memuji efektivitas senjata baru yang membuat pasukan Moskow "sedih".

Pertempuran terus berkecamuk di sebagian besar wilayah timur dan selatan Ukraina dengan sebagian besar pertempuran berakhir dengan bentrokan artileri jarak jauh antara militer Ukraina dan Rusia.

Untuk sebagian besar perang, Ukraina mengandalkan meriam howitzer era Soviet mereka sendiri, tetapi dalam beberapa pekan terakhir sistem artileri canggih dari negara-negara sahabat, termasuk M777 Amerika Serikat (AS), telah mencapai garis depan.

Washington dan negara-negara Eropa telah menggelontorkan miliaran dolar dalam bentuk senjata ke Ukraina untuk membantu pasukan negara itu memiliki senjata untuk mengalahkan penjajah Rusia yang bersenjata lebih baik.

Setelah meminta senjata jarak jauh yang lebih berat, militer Ukraina mengatakan sistem artileri yang baru disediakan sudah terbukti berguna di medan perang.



"Atas nama orang-orang artileri Ukraina yang menembak M777, ini seperti beralih dari kereta uap ke mobil listrik," kata Kapten Letnan Dmytro Pletenchuk, dari administrasi militer regional Mykolaiv, mengatakan kepada AFP selama wawancara baru-baru ini seperti dikutip dari Strait Times, Selasa (24/5/2022).

Plentenchuk tidak membocorkan di mana senjata jarak jauh itu digunakan di garis depan.

"Sistem ini sudah digunakan oleh Angkatan Bersenjata Ukraina dan mereka digunakan dengan sangat sukses," ujar Pletenchuk.

"Musuh kita sangat sedih tentang itu, juga tentang efektivitas tinggi dari artileri ini," imbuh Pletenchuk.

Menurut juru bicara militer Ukraina, sama seperti bentrokan di timur, pertempuran di sepanjang front selatan antara Mykolaiv yang dikuasai Ukraina dan pasukan Rusia di timur kota pelabuhan sebagian besar telah berkembang menjadi duel artileri jarak jauh yang brutal.



"Setiap siang dan malam," kata Pletenchuk tentang serangan bertubi-tubi yang dilakukan kedua belah pihak.

Juru bicara militer Ukraina mengatakan garis depan di dekat kota sebagian besar telah stabil setelah pasukan Rusia mencoba merebut Mykolaiv selama minggu-minggu awal perang.

Kota selatan Mykolaiv tetap menjadi perisai strategis yang menghalangi jalan menuju Odesa, pelabuhan terbesar Ukraina.

"Kami akan menahan Mykolaiv," kata Pletenchuk.

"Namun izinkan saya ulangi, ketersediaan senjata Barat di setiap bagian garis depan sangat memperkuat posisi taktis dan strategis kami," tambahnya.



Pada hari ini, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pasukannya menyerang depot senjata di wilayah Ukraina timur Donbas yang digunakan untuk menyimpan peluru howitzer M777.

Namun Reuters tidak dapat memverifikasi laporan tersebut secara independen.

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ayah Elon Musk Ungkap...
Ayah Elon Musk Ungkap Putra Kesayangannya Kagumi Putin
Siapa Yuri Napso? Anggota...
Siapa Yuri Napso? Anggota Parlemen Rusia Dipecat setelah Membolos Kerja selama 200 Hari Tanpa Alasan
Pihak Ketiga Berusaha...
Pihak Ketiga Berusaha Gagalkan Perundingan AS-Rusia, Siapa Mereka?
Trump Pilih Kasih, Mengapa...
Trump Pilih Kasih, Mengapa AS Tidak Kenakan Perang Tarif kepada Rusia?
Rusia Tuding Zelensky...
Rusia Tuding Zelensky Mainkan Permainan Berbahaya dengan Trump
AS Bimbang, Ini 3 Negara...
AS Bimbang, Ini 3 Negara NATO yang Masih Menghalangi Kemenangan Rusia di Ukraina
Para Pemimpin Dunia...
Para Pemimpin Dunia Diam-diam Berbicara dengan Putin
AS Larang Personel Diplomatik...
AS Larang Personel Diplomatik di China Berhubungan Asmara dengan Warga Lokal
Negaranya Dilanda Gempa...
Negaranya Dilanda Gempa Tewaskan 3.100 Orang Lebih, Pemimpin Myanmar Kunjungan Luar Negeri
Rekomendasi
Sebut Batas Umur Jadi...
Sebut Batas Umur Jadi Penghambat Pencari Kerja, Wamenaker Minta Dihapus!
Pantau Arus Balik Lebaran,...
Pantau Arus Balik Lebaran, Budi Gunawan Ziarah ke Makam Bung Karno
Benarkah Mengonsumsi...
Benarkah Mengonsumsi Telur Bisa Menyebabkan Kanker Payudara?
Berita Terkini
10 Negara yang Kena...
10 Negara yang Kena Tarif Impor Trump Terbesar, Mayoritas Negara-negara Asia
2 jam yang lalu
Ini 3 Negara Musuh AS...
Ini 3 Negara Musuh AS yang Tidak Terkena Tarif Impor Trump, Kok Bisa?
3 jam yang lalu
4 Negara Islam yang...
4 Negara Islam yang Terdampak Tarif Impor AS Terbesar, Nomor 2 Pernah Diinvasi
4 jam yang lalu
Siapa Haitham bin Tariq?...
Siapa Haitham bin Tariq? Raja Oman yang Ubah Konstitusi demi Naikkan Jabatan Putranya
5 jam yang lalu
Ayah Elon Musk Ungkap...
Ayah Elon Musk Ungkap Putra Kesayangannya Kagumi Putin
6 jam yang lalu
Siapa yang Jadi Pemenang...
Siapa yang Jadi Pemenang dalam Perang Dagang?
7 jam yang lalu
Infografis
AS Tolak Rencana Inggris...
AS Tolak Rencana Inggris untuk Kirim Pasukan ke Ukraina
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved