AS Sebut 20 Negara Tawarkan Paket Senjata Baru untuk Ukraina

Selasa, 24 Mei 2022 - 05:30 WIB
loading...
AS Sebut 20 Negara Tawarkan Paket Senjata Baru untuk Ukraina
AS Sebut 20 Negara Tawarkan Paket Senjata Baru untuk Ukraina. FOTO/Reuters
A A A
WASHINGTON - Sekitar 20 negara menawarkan paket bantuan keamanan baru bagi Ukraina untuk memerangi invasi pasukan Rusia . Hal ini diungkapkan Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Lloyd Austin dalam pertemuan sekutu pada Senin (23/5/2022).

Seperti dilaporkan AFP, dalam pertemuan kedua mereka, hampir empat lusin negara dan organisasi yang membentuk Grup Kontak Pertahanan Ukraina bertemu secara online untuk membahas cara membantu Ukraina. Dan, 20 negara menjanjikan senjata, amunisi, dan pasokan lainnya untuk mendukung Kiev.

Baca: Zelensky: Serangan Rusia ke Barak Pasukan Tewaskan 87 Personel

Kelompok itu diberi pengarahan oleh Menteri Pertahanan Ukraina Oleksiy Reznikov tentang situasi perang tiga bulan saat ini, di mana kedua belah pihak bertempur di garis depan yang panjang atas wilayah yang telah direbut Rusia di timur dan selatan Ukraina.

"Hari ini, bersama dengan Menteri Reznikov dan timnya, kami memperoleh pemahaman yang lebih tajam dan sama tentang persyaratan prioritas Ukraina dan situasi di medan perang," kata Austin.

“Banyak negara menyumbangkan amunisi artileri yang sangat dibutuhkan, sistem pertahanan pantai dan tank serta kendaraan lapis baja lainnya,” lanjutnya. Yang lain, menurut Austin, menawarkan pelatihan untuk militer Ukraina.



Baca: 4 Negara UE Usulkan Penggunaan Aset Rusia untuk Membangun Kembali Ukraina

Austin mengatakan, Denmark berkomitmen untuk mengirim sistem rudal anti-kapal Harpoon Ukraina, dan Republik Ceko menawarkan helikopter serang, tank, dan sistem roket.

Tetapi Austin tidak akan memberikan perincian tentang apa yang termasuk dalam paket bantuan baru AS senilai USD40 miliar untuk Ukraina, di tengah spekulasi bahwa itu dapat mencakup roket jarak jauh presisi tinggi yang dapat digunakan untuk menghantam wilayah Rusia.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1499 seconds (10.55#12.26)