Zelensky: Serangan Rusia ke Barak Pasukan Tewaskan 87 Personel
Selasa, 24 Mei 2022 - 02:30 WIB
loading...
Zelensky: Serangan Rusia ke Barak Pasukan Tewaskan 87 Personel. FOTO/Reuters
A
A
A
MARIUPOL - Ukraina mengungkapkan kerugian militer terburuknya dari satu serangan Rusia . Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy mengatakan, 87 orang tewas pekan lalu ketika pasukan Rusia menyerang sebuah barak yang menampung pasukan di sebuah pangkalan pelatihan di utara.
Pengungkapan bahwa banyak orang terbunuh dalam serangan itu menunjukkan kemampuan Rusia untuk menimbulkan kerugian besar. Sebelumnya, Kiev mengatakan delapan orang tewas dalam serangan 17 Mei di barak di kota Desna.
Baca: Pertempuran Meningkat di Donbas, Ukraina Tak Yakin Gencatan Senjata Tercapai
“Hari ini kami menyelesaikan pekerjaan di Desna. Di Desna, di bawah reruntuhan, ada 87 korban jiwa. Delapan puluh tujuh mayat,” kata Zelensky dalam pidatonya melalui tautan video kepada para pemimpin bisnis di Davos, Swiss, seperti dikutip dari Reuters.
Moskow mengatakan, pada saat itu mereka menyerang pangkalan pelatihan dengan rudal jarak jauh. Jumlah korban tewas yang diumumkan Zelensky pada hari Senin lebih dari dua kali lipat jumlah yang tewas dalam serangan serupa di pangkalan pelatihan Ukraina di Yaraviv di barat pada bulan Maret.
“Sejarah berada pada titik balik. Ini benar-benar momen ketika diputuskan apakah kekerasan akan menguasai dunia,” kata Zelensky dalam pidatonya. Ia juga menyerukan sanksi ekonomi maksimum terhadap Rusia.
Dalam pertempuran terakhir di medan perang, Kiev mengaku telah menahan serangan Rusia di Sievierodonetsk, sebuah kota timur yang telah menjadi target utama serangan Moskow sejak merebut Mariupol pekan lalu.
Pengungkapan bahwa banyak orang terbunuh dalam serangan itu menunjukkan kemampuan Rusia untuk menimbulkan kerugian besar. Sebelumnya, Kiev mengatakan delapan orang tewas dalam serangan 17 Mei di barak di kota Desna.
Baca: Pertempuran Meningkat di Donbas, Ukraina Tak Yakin Gencatan Senjata Tercapai
“Hari ini kami menyelesaikan pekerjaan di Desna. Di Desna, di bawah reruntuhan, ada 87 korban jiwa. Delapan puluh tujuh mayat,” kata Zelensky dalam pidatonya melalui tautan video kepada para pemimpin bisnis di Davos, Swiss, seperti dikutip dari Reuters.
Moskow mengatakan, pada saat itu mereka menyerang pangkalan pelatihan dengan rudal jarak jauh. Jumlah korban tewas yang diumumkan Zelensky pada hari Senin lebih dari dua kali lipat jumlah yang tewas dalam serangan serupa di pangkalan pelatihan Ukraina di Yaraviv di barat pada bulan Maret.
“Sejarah berada pada titik balik. Ini benar-benar momen ketika diputuskan apakah kekerasan akan menguasai dunia,” kata Zelensky dalam pidatonya. Ia juga menyerukan sanksi ekonomi maksimum terhadap Rusia.
Dalam pertempuran terakhir di medan perang, Kiev mengaku telah menahan serangan Rusia di Sievierodonetsk, sebuah kota timur yang telah menjadi target utama serangan Moskow sejak merebut Mariupol pekan lalu.
Lihat Juga :