Cerita di Balik Dokumenter Putri Kerajaan Arab Saudi Dieksekusi karena Zina

Selasa, 10 Mei 2022 - 15:42 WIB
loading...
Cerita di Balik Dokumenter...
Film dokumenter Death of a Princess yang menceritakan kisah nyata Mishaal binti Fahd, putri Kerajaan Arab Saudi yang dieksekusi mati karena berzina. Foto/The New Arab
A A A
RIYADH - Mishaal binti Fahd, dikenal sebagai putri Kerajaan Arab Saudi yang dieksekusi mati oleh otoritas kerajaan atas tuduhan berzina. Kerajaan awalnya menyembunyikan kisah kelam tersebut, namun film dokumenter telah membongkarnya.

Film dokumentar tersebut berjudul "Death of a Princess" dengan Suzanne Abou Taleb berperan sebagai Putri Mishaal.

Awal dari pembuatan film dokumenter ini sebenarnya bermula dari sebuah kebetulan.

Saat itu, tahun 1977, seorang tukang kayu asal Inggris bernama Barry Milner sedang kembali ke hotelnya usai bekerja di kota Jeddah, Arab Saudi. Saat pulang ke hotel, dia mendengar informasi bahwa seorang pria akan dipenggal di dekat tempatnya tinggal.

Milner, yang saat itu berusia 25 tahun, bergegas ke tempat kejadian. Dia membawa kamera Instamatic kecil yang dia sembunyikan di kotak rokoknya—-sebuah langkah yang berisiko.

Ketika dia tiba, dia melihat bukan satu orang mati, tetapi dua. Yang pertama adalah seorang putri Arab Saudi berusia 19 tahun bernama Mishaal binti Fahd bin Mohammed, keponakan dari Raja Khalid yang berkuasa. Dia ditembak tiga kali.

Kemudian Milner melihat seorang pria dibacok enam kali dengan pedang dan dipancung.

Baca juga: Mengapa Putri-putri Cantik Kerajaan Arab Saudi Tak Berhijab?

Enam bulan kemudian, pada 26 Januari 1978, foto Milner muncul di halaman depan tabloid Inggris; The Daily Express, dengan kesaksiannya tercetak di halaman tiga.

Kisah tragis itu memikat Antony Thomas, pembuat film Inggris berusia 37 tahun, yang mulai membuat film dokumenter tentang kematian sang putri Saudi.

Kisah pertama yang diyakini Thomas datang dari seorang teman yang baru-baru ini menghadiri pesta makan malam di London yang diselenggarakan oleh salah satu tokoh paling berpengaruh di Kerajaan Saudi.

Tuan rumah pesta diduga memberi tahu tamunya bahwa Putri Mishaal telah menolak untuk memenuhi persyaratan kontrak pernikahan dengan seorang pria yang dipilih untuknya oleh keluarga kerajaan.

Sebaliknya, dia telah membujuk Mohammad bin Abdulaziz al Saud—kakeknya dan kakak laki-laki Raja Khalid—untuk mengizinkannya belajar di Beirut.

Calon suaminya, menurut kisah itu, tidak punya pilihan selain mengikuti keputusan kakeknya yang kuat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Selat Hormuz Membara,...
Selat Hormuz Membara, Iran Ancam Tembak Kapal-Kapal Tanker yang Tak Patuhi Aturan
Rekomendasi
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
Satgas Lundup Polri...
Satgas Lundup Polri Bongkar Kasus Impor Ilegal Senilai Hampir Rp1 Triliun
Kejurnas Atletik 2026...
Kejurnas Atletik 2026 Resmi Bergulir, Jadi Ajang Lahirnya Generasi Baru Atlet Indonesia
Berita Terkini
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved