Militer Ukraina Mengakui Hantu Kiev adalah Tipuan Kosong

Rabu, 04 Mei 2022 - 16:02 WIB
loading...
Militer Ukraina Mengakui...
Jet tempur Ukraina mengeluarkan suar anti-rudal. Foto/REUTERS
A A A
KIEV - Pahlawan tempur “Hantu Kiev” yang diduga telah menembak jatuh sejumlah pesawat Rusia di atas Ukraina tidak lebih dari legenda.

Angkatan Udara Ukraina telah mengakui hal itu dalam pernyataan pada Selasa (3/5/2022), menuangkan air dingin pada cerita bahkan setelah media bersikeras mereka telah mengidentifikasi pilot fiksi itu.

Klarifikasi datang hanya satu hari setelah Times of London mengklaim telah mengidentifikasi “Hantu Kiev” sebagai Mayor Stepan Tarabalka, mengutip "sumber Ukraina" yang tidak disebutkan namanya.

Baca juga: Ukraina Berharap Bisa Lakukan Lebih Banyak Evakuasi dari Pabrik Baja Mariupol

Sementara outlet tersebut melaporkan dia tewas dalam pertempuran bulan lalu, militer mengakui kematian sang mayor dalam pernyataan publik pada 23 Maret.

Baca juga: Menlu Rusia: Barat Baru Saja Mencuri Lebih dari Rp4.356 Triliun dari Moskow

Militer Ukraina tidak mengatakan apa pun tentang prestasi luar biasa yang dikaitkan dengan “Hantu Kiev.”

Baca juga: Turki Berjanji Dukung NATO jika Terjadi Serangan Sekecil Apapun

Pemerintah Ukraina sendiri membantu memberikan kredibilitas kepada pilot pesawat tempur mitos, berbagi tweet pada Februari yang membual “Hantu itu mendominasi langit di atas ibu kota dan negara kita, dan telah menjadi mimpi buruk untuk menyerang pesawat Rusia."

Satu video yang menyertai postingan tersebut menyatakan pilot telah menembak jatuh 10 pesawat, enam pesawat di antaranya dalam 30 jam pertama operasi militer Moskow.

Dia menambahkan, bagaimanapun, identitas pilot "masih belum diketahui."

Tanda-tanda bahwa ada sesuatu yang salah dengan kisah “Hantu Kiev” muncul setelah Kementerian Pertahanan Ukraina membagikan rekaman yang dimaksudkan untuk menunjukkan aksi kejar-kejaran dengan jet tempur Rusia, yang kemudian digambarkan banyak pengguna media sosial sebagai “Hantu” beraksi.

Namun, klip video itu kemudian dianggap tidak autentik, alih-alih menampilkan cuplikan dari simulator pertempuran video game.

Game yang sama telah digunakan untuk memproduksi video lain yang secara keliru digambarkan sebagai pertempuran di kehidupan nyata di Ukraina.

Dalam apa yang mungkin mengakibatkan "penyesalan pembeli," Komando Angkatan Udara Ukraina turun ke media sosial selama akhir pekan untuk mendesak pengguna tidak "mengisi ruang info dengan palsu" dan untuk "memeriksa sumber informasi sebelum menyebarkannya."

Merkea menyanggah sejumlah rumor yang beredar di dunia maya.

"Pahlawan Ukraina Stepan Tarabalka BUKAN 'Hantu Kiev' dan dia TIDAK menembak 40 pesawat," papar angkatan udara.

Dia menambahkan, "Hantu Kiev adalah legenda pahlawan super yang karakternya diciptakan oleh orang Ukraina!"

Militer kemudian menjelaskan julukan “Hantu Kiev” hanyalah "gambar kolektif" yang mewakili pilot Brigade Penerbangan Taktis ke-40, yang "melindungi langit ibu kota" dan "tiba-tiba muncul di tempat yang tidak diharapkan."

Angkatan udara juga menolak klaim dan rumor baru-baru ini lainnya dalam pernyataannya, bersikeras pilot lokal tidak dilatih di luar negeri untuk menerbangkan F-16 buatan AS, dan "pembom Amerika juga tidak terbang di atas Ukraina."

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Trump Ingin Buru-Buru...
Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni
Rekomendasi
Bawa Archie dan Lilibet...
Bawa Archie dan Lilibet ke Inggris, Pangeran Harry Berharap Bisa Bertemu Raja Charles
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
Kontras Ungkap Update...
Kontras Ungkap Update Kondisi Andrie Yunus, Sudah Pulang dan Jalani Fisioterapi
Berita Terkini
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved