Militer Ukraina Mengakui Hantu Kiev adalah Tipuan Kosong
Rabu, 04 Mei 2022 - 16:02 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Turki Berjanji Dukung NATO jika Terjadi Serangan Sekecil Apapun
Pemerintah Ukraina sendiri membantu memberikan kredibilitas kepada pilot pesawat tempur mitos, berbagi tweet pada Februari yang membual “Hantu itu mendominasi langit di atas ibu kota dan negara kita, dan telah menjadi mimpi buruk untuk menyerang pesawat Rusia."
Satu video yang menyertai postingan tersebut menyatakan pilot telah menembak jatuh 10 pesawat, enam pesawat di antaranya dalam 30 jam pertama operasi militer Moskow.
Dia menambahkan, bagaimanapun, identitas pilot "masih belum diketahui."
Tanda-tanda bahwa ada sesuatu yang salah dengan kisah “Hantu Kiev” muncul setelah Kementerian Pertahanan Ukraina membagikan rekaman yang dimaksudkan untuk menunjukkan aksi kejar-kejaran dengan jet tempur Rusia, yang kemudian digambarkan banyak pengguna media sosial sebagai “Hantu” beraksi.
Namun, klip video itu kemudian dianggap tidak autentik, alih-alih menampilkan cuplikan dari simulator pertempuran video game.
Game yang sama telah digunakan untuk memproduksi video lain yang secara keliru digambarkan sebagai pertempuran di kehidupan nyata di Ukraina.
Pemerintah Ukraina sendiri membantu memberikan kredibilitas kepada pilot pesawat tempur mitos, berbagi tweet pada Februari yang membual “Hantu itu mendominasi langit di atas ibu kota dan negara kita, dan telah menjadi mimpi buruk untuk menyerang pesawat Rusia."
Satu video yang menyertai postingan tersebut menyatakan pilot telah menembak jatuh 10 pesawat, enam pesawat di antaranya dalam 30 jam pertama operasi militer Moskow.
Dia menambahkan, bagaimanapun, identitas pilot "masih belum diketahui."
Tanda-tanda bahwa ada sesuatu yang salah dengan kisah “Hantu Kiev” muncul setelah Kementerian Pertahanan Ukraina membagikan rekaman yang dimaksudkan untuk menunjukkan aksi kejar-kejaran dengan jet tempur Rusia, yang kemudian digambarkan banyak pengguna media sosial sebagai “Hantu” beraksi.
Namun, klip video itu kemudian dianggap tidak autentik, alih-alih menampilkan cuplikan dari simulator pertempuran video game.
Game yang sama telah digunakan untuk memproduksi video lain yang secara keliru digambarkan sebagai pertempuran di kehidupan nyata di Ukraina.
Lihat Juga :