Ucapkan Selamat Idul Fitri, Pemimpin Taliban Muncul di Hadapan Publik

Minggu, 01 Mei 2022 - 22:30 WIB
loading...
Ucapkan Selamat Idul...
Ucapkan Selamat Idul Fitri, Pemimpin Taliban Muncul di Hadapan Publik. FOTO/Reuters
A A A
KANDAHAR - Pemimpin tertinggi Afghanistan yang juga Pemimpin Taliban , muncul di depan umum untuk kedua kalinya dalam enam tahun pada Minggu (1/5/2022). Ia mengatakan kepada jamaah yang merayakan Idul Fitri bahwa Taliban telah mencapai kebebasan dan keamanan sejak merebut kekuasaan tahun lalu.

Berbicara hanya dua hari setelah sebuah bom meledak di sebuah masjid di Kabul, suasana keamanan yang meningkat mengelilingi pria yang dikenal sebagai Hibatullah Akhundzada itu. "Selamat atas kemenangan, kebebasan dan kesuksesan," katanya kepada ribuan jamaah di masjid Eidgah, di selatan kota Kandahar.

Baca: Pemimpin Tertinggi Taliban Desak Dunia Akui Pemerintahannya

Kota Kandahar adalah pusat kekuatan de facto kelompok Islam garis keras itu. "Selamat atas keamanan ini dan untuk sistem Islam," lanjut Akhundzada, seperti dikutip dari AFP.

Akhundzada menyampaikan pidato singkatnya dari salah satu barisan depan jamaah di Kandahar tanpa menoleh ke arah kerumunan, menurut postingan media sosial. Pejabat Taliban tidak mengizinkan wartawan untuk mendekatinya, seorang koresponden AFP melaporkan.

Itu adalah penampilan publik kedua Akhundzada sejak mengambil alih Taliban pada 2016. Pada bulan Oktober, ia mengunjungi masjid Darul Uloom Hakimiah di Kandahar, menurut rekaman audio yang diedarkan oleh akun media sosial Taliban.

Baca: Dianggap Menyesatkan Anak Muda, Taliban Haramkan TikTok dan PUBG

Profil rendah Akhundzada telah memicu spekulasi tentang perannya dalam pemerintahan baru Taliban, yang dibentuk setelah kelompok itu menguasai Kabul pada 15 Agustus - dan bahkan rumor kematiannya.

Profil publiknya sebagian besar terbatas pada pelepasan pesan selama hari libur Islam, dan Akhundzada diyakini menghabiskan sebagian besar waktunya di Kandahar.

"Saya sangat senang bahkan tidak bisa menggambarkannya," kata warga Kandahar, Bismillah, yang menghadiri salat Idul Fitri di masjid Eidgah.

"Saya bermimpi untuk berdoa bersama pemimpin tertinggi saya, untuk mendengar suaranya atau melihatnya," lanjutnya.

Baca: Taliban Larang Warga Afghanistan Tanam Opium, Pelanggar Diancam Hukum Syariah

Gul Ahmad, warga Kandahar lainnya yang salat di masjid itu, mengatakan warga Afghanistan akan terus beribadah meskipun ada serangan baru-baru ini.

"Rakyat kami mencintai agama mereka bahkan jika ledakan terjadi setiap hari, orang-orang kami akan tetap mengunjungi tempat-tempat dan ibadah seperti itu," katanya. Dua helikopter melayang-layang di atas masjid selama acara yang berlangsung selama dua jam itu.

Jumlah pemboman di seluruh negeri telah menurun sejak Kabul jatuh ke tangan Taliban Agustus lalu. Namun, serangan melonjak selama dua pekan terakhir bulan puasa Ramadhan, yang berakhir Sabtu untuk warga Afghanistan.

Puluhan warga sipil tewas dalam serangan sektarian - beberapa diklaim oleh kelompok Negara Islam - menargetkan anggota komunitas Muslim Syiah dan Sufi. Pemboman hari Jumat di ibu kota menewaskan lebih dari 50 orang.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Afghanistan: Pakistan...
Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!
Taliban Afghanistan...
Taliban Afghanistan Terbuka untuk Dialog setelah Pakistan Bom Kota-kota Besar
Dunia Serukan Penghentian...
Dunia Serukan Penghentian Segera Perang Afghanistan dan Pakistan
Perang Berlanjut, Pakistan...
Perang Berlanjut, Pakistan Klaim Bunuh 274 Pejuang Taliban, 400 Luka-luka
Libur Lebaran 2026,...
Libur Lebaran 2026, Krakatau Park Jadi Magnet Wisatawan di Lampung Selatan
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Makin Brutal, Pemukim...
Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat
Rekomendasi
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
FIFA Beri Lampu Hijau,...
FIFA Beri Lampu Hijau, Michael Oliver Pimpin Laga Belanda vs Swedia
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Infografis
Daerah Asal dan Tujuan...
Daerah Asal dan Tujuan Arus Mudik Lebaran Idul Fitri 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved