China Kutuk Serangan Bom Bunuh Diri di Pakistan yang Tewaskan 3 Warganya
Rabu, 27 April 2022 - 15:08 WIB
loading...
A
A
A
Namun, sejak didirikan pada tahun 2013, anggota fakultas - yang sebagian besar warga negara China - telah menghadapi ancaman terhadap keselamatan mereka dan harus mengikuti protokol keamanan yang ketat, menurut surat kabar harian Pakistan Dawn.
Mereka dikawal oleh petugas keamanan ke dan dari institut setiap hari dan ke ruang kelas mereka, di mana siswa akan digeledah sebelum diizinkan masuk.
Institut Konfusius adalah program pendidikan global yang dijalankan oleh pemerintah China.
Lembaga-lembaga tersebut dipandang sebagai cara bagi China untuk menggunakan "kekuatan lunaknya", dengan China menghabiskan sekitar USD10 miliar per tahun untuk CI dan program terkait, menurut laporan tahun 2018 dari Council of Foreign Relations.
Baca juga: Singgung China, Menhan Dutton Sebut Australia Harus Siap Perang
Institusi itu beroperasi bekerja sama dengan perguruan tinggi dan universitas afiliasi di seluruh dunia. Namun hubungan dekat antara lembaga-lembaga ini dan pemerintah China telah memicu kekhawatiran atas isu-isu seperti kebebasan akademik dan pengaruh politik, terutama atas topik-topik kontroversial seperti Taiwan, Tibet dan Uighur di Xinjiang.
Pada tahun 2020, AS menunjuk Institut Konfusius sebagai misi propaganda asing, dengan mengatakan bahwa lembaga itu dimiliki atau dikendalikan secara efektif oleh pemerintah asing.
Mereka dikawal oleh petugas keamanan ke dan dari institut setiap hari dan ke ruang kelas mereka, di mana siswa akan digeledah sebelum diizinkan masuk.
Institut Konfusius adalah program pendidikan global yang dijalankan oleh pemerintah China.
Lembaga-lembaga tersebut dipandang sebagai cara bagi China untuk menggunakan "kekuatan lunaknya", dengan China menghabiskan sekitar USD10 miliar per tahun untuk CI dan program terkait, menurut laporan tahun 2018 dari Council of Foreign Relations.
Baca juga: Singgung China, Menhan Dutton Sebut Australia Harus Siap Perang
Institusi itu beroperasi bekerja sama dengan perguruan tinggi dan universitas afiliasi di seluruh dunia. Namun hubungan dekat antara lembaga-lembaga ini dan pemerintah China telah memicu kekhawatiran atas isu-isu seperti kebebasan akademik dan pengaruh politik, terutama atas topik-topik kontroversial seperti Taiwan, Tibet dan Uighur di Xinjiang.
Pada tahun 2020, AS menunjuk Institut Konfusius sebagai misi propaganda asing, dengan mengatakan bahwa lembaga itu dimiliki atau dikendalikan secara efektif oleh pemerintah asing.
(ian)
Lihat Juga :