Korut Pamerkan Hwasong-17, Rudal Monster yang Bisa Capai AS
Selasa, 26 April 2022 - 22:09 WIB
loading...
A
A
A
Hwasong-17 adalah ICBM raksasa yang pertama kali diluncurkan pada Oktober 2020 dan dijuluki sebagai "rudal monster" oleh para analis. Korut meluncurkan rudal itu pada bulan Maret lalu.
Saat itu, KCNA melaporkan rudal yang diluncurkan dari Bandara Internasional Pyongyang, melakukan perjalanan hingga ketinggian maksimum 6.248.5km dan terbang sejauh 1.090km selama 4.052 detik, sebelum secara akurat mengenai area yang telah ditentukan sebelumnya di perairan terbuka di Laut Jepang.
Sementara itu, militer Korea Selatan memperkirakan jarak peluncuran pada Kamis adalah 6.200 km - jauh lebih lama dari ICBM terakhir, Hwasong-15, yang diuji Korea Utara pada Oktober 2017.
Baca juga: Biden Fokus Invasi Rusia, Korut Uji Coba ICBM Baru yang Mampu Capai AS
Rudal itu mendarat di perairan teritorial Jepang, memicu kemarahan dari Tokyo, tetapi KCNA mengatakan bahwa peluncuran itu dilakukan "dalam mode peluncuran vertikal dengan mempertimbangkan keamanan negara-negara tetangga".
Prosesi itu juga termasuk deretan senjata konvensional seperti artileri, peluncur roket dan tank prototipe, ditambah puluhan ribu pasukan yang meneriakkan "panjang umur" kepada Kim Jong-un.
Saat itu, KCNA melaporkan rudal yang diluncurkan dari Bandara Internasional Pyongyang, melakukan perjalanan hingga ketinggian maksimum 6.248.5km dan terbang sejauh 1.090km selama 4.052 detik, sebelum secara akurat mengenai area yang telah ditentukan sebelumnya di perairan terbuka di Laut Jepang.
Sementara itu, militer Korea Selatan memperkirakan jarak peluncuran pada Kamis adalah 6.200 km - jauh lebih lama dari ICBM terakhir, Hwasong-15, yang diuji Korea Utara pada Oktober 2017.
Baca juga: Biden Fokus Invasi Rusia, Korut Uji Coba ICBM Baru yang Mampu Capai AS
Rudal itu mendarat di perairan teritorial Jepang, memicu kemarahan dari Tokyo, tetapi KCNA mengatakan bahwa peluncuran itu dilakukan "dalam mode peluncuran vertikal dengan mempertimbangkan keamanan negara-negara tetangga".
Prosesi itu juga termasuk deretan senjata konvensional seperti artileri, peluncur roket dan tank prototipe, ditambah puluhan ribu pasukan yang meneriakkan "panjang umur" kepada Kim Jong-un.
Lihat Juga :