Jerman Akan Dukung Ukraina Tanpa Membahayakan Keamanan Sendiri

Minggu, 24 April 2022 - 04:28 WIB
loading...
Jerman Akan Dukung Ukraina...
Jerman Akan Dukung Ukraina Tanpa Membahayakan Keamanan Sendiri.
A A A
BERLIN - Jerman harus melakukan segala dayanya untuk membantu Ukraina memenangkan perang melawan Rusia , tetapi tanpa membahayakan keamanannya sendiri dan kemampuan pertahanan NATO.

“Kita harus melakukan segala daya kita untuk membantu Ukraina menang, tetapi batas tanggung jawab etis membahayakan keamanan kita sendiri dan membahayakan kemampuan pertahanan wilayah NATO," kata Menteri Keuangan Jerman, Christian Lindner, Sabtu (23/4/2022).

Baca: Banyak Pengungsi Afghanistan Diusir, Jerman Lebih Utamakan Warga Ukraina

"Tapi, apa yang mungkin harus dilakukan secara pragmatis dan cepat, bersama dengan mitra Eropa kami," lanjutnya, dalam pidato konferensi partai di Berlin, seperti dikutip dari Reuters.

Lindner mengatakan, dia mendukung Ukraina dengan senjata berat, tetapi Jerman tidak boleh menjadi pihak dalam perang. "Ukraina membutuhkan dukungan militer, dan untuk menang, ia juga membutuhkan senjata berat," tambah Lindner.

Dia menolak kritik yang ditujukan kepada Kanselir Olaf Scholz atas keengganan pemerintah untuk mengirimkan senjata medan perang yang berat, seperti tank dan howitzer.

Baca: Tank Tua Jerman Siap Dikirim ke Ukraina, Ini Penampakannya

"Olaf Scholz adalah pemimpin yang bertanggung jawab yang menimbang segalanya dengan hati-hati dan membuat keputusan atas dasar ini," kata Lindner.

Sehari sebelumnya, ketika ditanya tentang kegagalan Jerman untuk mengirimkan senjata berat ke Ukraina, Scholz mengatakan NATO harus menghindari konfrontasi militer langsung dengan Rusia yang dapat menyebabkan perang dunia ketiga.

Sebelumnya, Rheinmetall, salah satu produsen senjata terkemuka Jerman, siap untuk mulai mengirimkan tank ke Ukraina. Pernyataan itu diungkapkan Chairman Rheinmetall Armin Papperger kepada surat kabar Handelsblatt, Senin (11/4/2022).

Baca: Perang Ukraina Dorong Jerman Perkuat Infrastruktur Bunker

Papperger mengungkapkan, perusahaannya sedang bersiap mengirim hingga 50 model Leopard 1 yang dinonaktifkan, dengan pengiriman pertama mungkin hanya dalam waktu enam pekan. Chairman Rheinmetall mencatat kesepakatan itu, bagaimanapun, harus terlebih dahulu mendapat persetujuan dari pemerintah federal Jerman.

“Setidaknya beberapa tank yang dapat dikirim ke Ukraina bersumber dari persediaan perangkat keras yang dinonaktifkan dan dikembalikan ke pabrikan asli oleh tentara lain,” papar Papperger.

(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Ini Penyebab Dasar Laut...
Ini Penyebab Dasar Laut Filipina Terangkat 2 Meter akibat Gempa Dahsyat M7,8
Rekomendasi
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Tobat Jatuh Cinta Jadi...
Tobat Jatuh Cinta Jadi Sinetron Komedi Komunal Terbaru RCTI, Ini Cerita di Balik Produksinya
Berita Terkini
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
Infografis
Ukraina Mengharapkan...
Ukraina Mengharapkan 3 Juta Peluru Sekutu untuk Akhiri Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved