Koper Nuklir AS Nuclear Football dan Cara Meluncurkannya

Senin, 11 April 2022 - 22:39 WIB
loading...
Koper Nuklir AS Nuclear...
Para ajudan Presiden AS Joe Biden membawa koper nuklir menuju helikopter kepresidenan. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Ke mana pun Presiden Amerika Serikat (AS) pergi, seorang ajudan militer berada hanya beberapa meter jaraknya, membawa tas kerja dengan kemampuan meluncurkan persenjataan nuklir.

“Football” nuklir Amerika, yang secara resmi dikenal sebagai Tas Darurat Kepresidenan, pertama kali digunakan setelah Krisis Rudal Kuba. Dapat dipahami bahwa Presiden John F Kennedy khawatir tentang keamanan di sekitar peluncuran senjata nuklir.

Pejabat keamanan AS membuat tas kerja yang akan memberi presiden sarana untuk dengan cepat menerima informasi dan mengizinkan serangan nuklir.

Baca juga: Trump Sebut Biden Mempermalukan Negara, Mantap Maju Pilpres 2024

Tetapi, anggota parlemen AS dari Partai Demokrat meminta Presiden Joe Biden untuk menyerahkan kekuasaan sepihak itu.

Baca juga: Rusia Lenyapkan Peluncur S-300 yang Dipasok Eropa di Ukraina

Surat itu, yang dipimpin anggota DPR AS Jimmy Panetta dan Ted Lieu meminta para pejabat, seperti wakil presiden dan ketua DPR, untuk menyetujui perintah peluncuran sebelum dapat dikeluarkan.

Baca juga: Turki Curigai Konspirasi di Balik Ranjau Laut Hitam

Surat itu, yang dikirim ke Gedung Putih pada Februari, “Mengusulkan beberapa alternatif untuk menginvestasikan presiden dengan otoritas tunggal, tidak terkendali dan final untuk memerintahkan penggunaan senjata nuklir.”

The Football sebenarnya tidak memiliki tombol untuk meluncurkan perang nuklir. Sebaliknya, itu berisi serangkaian buku kode dengan perintah yang dapat dikomunikasikan ke Pentagon.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Sesumbar Siap Fasilitasi...
AS Sesumbar Siap Fasilitasi Iran jika Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Pakistan: Ada Pihak...
Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran
Rekomendasi
Mengintip Kunci Sukses...
Mengintip Kunci Sukses Anas Fikry dan Risky Adelia Regina Putri: Padukan Kehangatan Keluarga dan Aksi Sosial
Kekeringan Landa NTB...
Kekeringan Landa NTB dan Jawa Tengah, Ribuan Warga Terdampak
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Berita Terkini
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved