Rusia Lenyapkan Peluncur S-300 yang Dipasok Eropa di Ukraina

Senin, 11 April 2022 - 17:26 WIB
loading...
Rusia Lenyapkan Peluncur...
Sistem rudal S-300 buatan Rusia. Foto/daily sabah
A A A
MOSKOW - Rusia menghancurkan peluncur anti-pesawat S-300 yang dipasok asing dalam sejumlah serangan presisi di Ukraina. Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia mengklaim hal itu pada Senin (11/4/2022).

Beberapa hari sebelumnya, Slovakia melaporkan menyumbangkan baterai rudal pertahanan udara S-300 lama buatan Soviet ke Kiev.

Dalam pengarahan regulernya tentang aksi militer yang sedang berlangsung di Ukraina, Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan, “Militer menghancurkan hanggar di pinggiran selatan kota Dnepropetrovsk, di mana peralatan dari baterai S-300 dipasok ke rezim Ukraina oleh salah satu dari negara-negara Eropa disembunyikan.”

Baca juga: Turki Curigai Konspirasi di Balik Ranjau Laut Hitam

“Rentetan rudal Kalibr yang diluncurkan dari laut menghancurkan empat peluncur S-300 dan sebanyak 25 tentara Ukraina dalam serangan pada Minggu,” papar juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia Mayor Jenderal Igor Konashenkov.

Baca juga: Trump Sebut Biden Mempermalukan Negara, Mantap Maju Pilpres 2024

Dia menggunakan nama lama kota itu, yang oleh otoritas Ukraina diganti Dnipro pada 2016 untuk menjauhkannya dari periode Soviet dalam sejarah negara itu.

Baca juga: Ribuan Demonstran Kecam Kudeta, Imran Khan: Tolak Pemerintah Dipimpin Penjahat
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.450 Orang Tewas, 774 Gedung Ambruk
Rekomendasi
Nafkah Setelah Cerai...
Nafkah Setelah Cerai dalam Islam: Hak Mantan Istri dan Anak yang Wajib Dipenuhi
Betrand Peto Ungkap...
Betrand Peto Ungkap Momen Canggung Ruben Onsu Bertemu Sarwendah Sebelum Berangkat Umrah
Beasiswa LPDP Tahap...
Beasiswa LPDP Tahap 2 2026 Dibuka Hari Ini, Intip Perubahan Kebijakannya
Berita Terkini
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved