Koper Nuklir AS Nuclear Football dan Cara Meluncurkannya

Senin, 11 April 2022 - 22:39 WIB
loading...
A A A
Dapat dipahami bahwa Football nuklir juga memberi Presiden opsi serangan nuklir yang telah direncanakan sebelumnya, misalnya memungkinkan dia memilih negara atau kota yang akan ditargetkan.

Ketika seorang Presiden dilantik, mereka diberikan kartu plastik yang berisi kode nuklir, kartu tersebut disebut sebagai "biskuit", dan serangan nuklir tidak dapat diluncurkan tanpanya.

Selama kunjungan Presiden Donald Trump ke China pada 2017, para pejabat China mencoba menghentikan ajudan militer yang membawa koper itu memasuki auditorium di Balai Besar Rakyat Beijing, meskipun situasinya dengan cepat diselesaikan.

“Football” nuklir selalu dibawa perwira militer berseragam dan bersenjata yang dibelenggu di pergelangan tangan mereka.

Masing-masing dari lima cabang US Uniformed Services memasok perwira menengah yang ditugaskan membawa tas kerja paling berbahaya di dunia itu.

Football nuklir kedua disimpan dekat Wakil Presiden AS, sementara koper cadangan berada di Gedung Putih.

"Football nuklir" yang selalu menyertai seorang Presiden tidak memiliki tombol, melainkan memiliki peralatan dan dokumen pengambilan keputusan yang akan digunakan Presiden untuk mengautentikasi perintahnya dan melancarkan serangan.

"Presiden sendiri tidak dapat menekan tombol dan menyebabkan rudal terbang. Dia hanya bisa memberikan perintah otentik yang akan diikuti orang lain dan kemudian rudal akan terbang," papar Dr Peter Feaver, profesor kebijakan publik dan ilmu politik di Duke University, kepada anggota parlemen Kongres tahun lalu.

"Sistem ini bukan tombol yang dapat secara tidak sengaja disandarkan oleh Presiden ke meja dan langsung menyebabkan rudal terbang seperti yang saya kira ditakuti oleh beberapa orang di publik," ujar Feaver bersaksi.

Dia menambahkan keputusan melancarkan serangan nuklir mengharuskan Presiden untuk bekerja dengan ajudan militer yang memiliki bahan yang dia butuhkan untuk memerintahkan serangan, serta personel di semua tingkatan, dari komandan tertinggi hingga anggota layanan yang bekerja di silo rudal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
AS Rilis Paspor Edisi...
AS Rilis Paspor Edisi Terbatas Bergambar Trump, Begini Wujudnya
Rekomendasi
Denny Sumargo Klarifikasi...
Denny Sumargo Klarifikasi Rumor Selingkuh, Tegaskan Momen di CCTV Hanya Syuting
400 Ribu Anak Muda Idap...
400 Ribu Anak Muda Idap Diabetes, BPJS Kesehatan Gelar Fun Run untuk Kampanye Hidup Sehat
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas
Berita Terkini
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved