China Desak AS Cabut Sanksi Rusia untuk Selesaikan Konflik di Ukraina

Rabu, 06 April 2022 - 20:59 WIB
loading...
China Desak AS Cabut...
Ilustrasi
A A A
BEIJING - China telah meminta Amerika Serikat (AS) untuk mencabut sanksi terhadap Rusia . Beijing mengklaim cara itu akan membantu menyelesaikan invasi Moskow ke Ukraina.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian mengatakan, AS harus berhenti mengancam Moskow dengan sanksi jika mereka ingin melihat kemajuan dalam pembicaraan damai Rusia-Ukraina.

Baca: Kekuatan Senjata Nuklir China Diprediksi Segera Samai AS dan Rusia

"Jika Amerika Serikat benar-benar tertarik untuk menyelesaikan krisis Ukraina, mereka harus berhenti mengacungkan kartu sanksi," kata Zhao pada briefing Rabu (6/4/2022), seperti dikutip dari The Moscow Times.

Zhao sebelumnya mengkritik keputusan Barat untuk menjatuhkan sanksi pada Rusia, dengan menyatakan bahwa China “selalu menentang sanksi sepihak.” Juru bicara lain dari Kementerian Luar Negeri China menuduh AS “menguntungkan dari kekacauan” dari perang yang sedang berlangsung.

Gedung Putih mengumumkan pada hari Rabu, bahwa Washington, G7 dan Uni Eropa sedang menyiapkan putaran sanksi lain yang menargetkan bank dan pejabat Rusia. Mereka juga akan melarang investasi baru di Rusia.

Langkah tersebut merupakan tanggapan terhadap penembakan terus-menerus di kota Mariupol dan Kharkhiv, serta pembunuhan warga sipil di kota Bucha yang sebelumnya diduduki Rusia—tindakan yang oleh pasukan Rusia disebut sebagai kejahatan perang oleh Kiev dan sekutunya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Viral, Ribuan Warga...
Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja
Rekomendasi
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved