Kebakaran Los Angeles Hancurkan Banyak Rumah Ibadah, dari Sinagoga hingga Gereja

Minggu, 12 Januari 2025 - 11:31 WIB
loading...
Kebakaran Los Angeles...
Kebakaran Los Angeles hancurkan banyak rumah ibadah, dari sinagoga, masjid, hingga gereja. Foto/USA Today
A A A
LOS ANGELES - Ketika kobaran api membakar gedung Pasadena Jewish Temple and Center, penyanyi Ruth Berman Harris dan tiga rekannya bergegas masuk untuk menyelamatkan gulungan Taurat yang sakral.

Secara fisik, hanya itu yang tersisa dari sinagoga berusia 80 tahun itu, yang hancur oleh kebakaran hutan yang juga menghancurkan sebuah masjid, sebuah paroki Katolik, dan setengah lusin gereja Protestan.

Banyak anggota jemaat termasuk di antara ribuan penduduk Los Angeles yang kehilangan rumah mereka minggu ini. Karena ancaman kebakaran baru terus berlanjut, para pendeta dihadapkan pada tantangan besar untuk memberikan kenyamanan dan memikirkan jalan menuju pembangunan kembali dan pemulihan.

"Tidak ada apa-apa kecuali beberapa dinding dan ruang kosong," kata direktur eksekutif Pasadena Jewish Center, Melissa Levy, yang dilansir AP, Minggu (12/1/2025).

Baca Juga: Bintang Hollywood Jamie Lee Curtis: Kebakaran Los Angeles Tampak Seperti Gaza

Meskipun demikian, ratusan jemaatnya telah pergi ke lokasi tersebut untuk mengucapkan: “Selamat tinggal” ke tempat-tempat di mana mereka memperingati tonggak sejarah dalam iman dan kehidupan keluarga mereka, kata Levy.

Berman Harris—bersama suaminya, jemaat lain, dan seorang petugas kebersihan—berhasil memasukkan gulungan Taurat ke dalam mobil mereka dan membawanya ke tempat yang aman sebelum sinagoga dilalap api pada Selasa malam lalu.

"Itu adalah detak jantung komunitas Yahudi mana pun," katanya tentang Taurat yang diselamatkan.

Itulah sebabnya, meskipun jalan ditutup, dia bergegas masuk untuk mencoba menyelamatkan gulungan tersebut setelah seorang jemaat yang tinggal di dekat kuil meneleponnya untuk mengatakan api semakin dekat.

Beberapa rumah ibadah hancur di Pasadena dan Altadena, termasuk sebuah masjid—Masjid Al-Taqwa, yang membuat komunitas kecil dan erat di sana berduka atas hilangnya tempat berkumpul yang mereka cintai. Salah satu anggota dewan kehilangan rumahnya dalam kebakaran tersebut, bersama dengan sedikitnya 10 jamaah, kata imam sukarelawan, Junaid Aasi.

"Begitu banyak keluarga yang menyebutnya sebagai rumah kedua mereka," kata Aasi tentang masjid tersebut. Masjid ini dimulai sebagai tempat ibadah orang Afrika-Amerika, dan dalam 20 tahun terakhir telah menarik berbagai keluarga muda serta profesional dan mahasiswa.

Halaman belakangnya telah menjadi tempat perayaan komunitas setiap malam saat berbuka puasa selama bulan Ramadan, dengan anak-anak melakukan kegiatan seni seperti melukis mural.

"Itu adalah rasa memiliki bagi kami," kata Aasi.

Baca Juga: Kerugian Kebakaran Los Angeles Rp2.185 Triliun, Lampaui Bantuan AS ke Israel untuk Perang Gaza Rp290 Triliun

Samar Ghannoum, seorang profesor di Universitas Redlands, telah salat di masjid tersebut bersama keluarganya sejak tahun 1990-an. Putri Ghannoum-lah yang memberi tahu bahwa masjid tersebut hancur.

“Ketika dia menelepon dan berkata, ‘Bu, masjidnya terbakar’, dan menangis, hati saya hancur,” kata Ghannoum pada hari Jumat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Jet Tempur AS Bombardir...
Jet Tempur AS Bombardir Pulau Qeshm dan Kota Ahvav Iran, 4 Orang Tewas
Menlu 8 Negara Kecam...
Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Berita Terkini
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved