Zelensky Ingin Rusia Diadili Ala Pengadilan Nurenberg

Rabu, 06 April 2022 - 01:33 WIB
loading...
A A A
"Saya pikir itu adalah kejahatan perang. Dia harus bertanggung jawab," ia menambahkan.

Baca juga: Warga Bucha Tewas Dibantai, Biden Desak Putin Diadili atas Kejahatan Perang

Sebelum berangkat ke Brussel untuk menghadiri pertemuan di NATO dan G-7, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan kepada wartawan yang bepergian bersamanya bahwa laporan kejahatan perang Rusia di Ukraina "lebih dari kredibel."

"Apa yang telah kita lihat di Bucha bukanlah tindakan acak dari unit jahat. Ini adalah kampanye yang disengaja untuk membunuh, menyiksa, memperkosa, melakukan kekejaman. Laporannya lebih dari sekadar kredibel. Ada bukti bagi dunia untuk lihat," kata Blinken.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan aliansi tersebut bekerja dengan Pengadilan Kriminal Internasional PBB untuk menyelidiki kejahatan perang Rusia di Ukraina.

"Menargetkan dan membunuh warga sipil adalah kejahatan perang. Semua fakta harus ditetapkan dan semua yang bertanggung jawab atas kekejaman ini harus dibawa ke pengadilan," kata kepala aliansi itu.

Stoltenberg, yang memberi pengarahan kepada wartawan dari markas besar NATO menjelang pertemuan menteri luar negeri hari Rabu, mengatakan aliansi itu memiliki bukti yang dapat dipercaya tentang kejahatan perang yang dilakukan di Bucha serta kota-kota lain di Ukraina.

Baca juga: Swedia: Warga yang Bertempur di Ukraina Bisa Jadi Ancaman Saat Pulang
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Pemerintah Rusia Buka...
Pemerintah Rusia Buka Beasiswa S1 hingga S3 untuk Dosen dan Mahasiswa UNEJ
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Media AS Ungkap Israel...
Media AS Ungkap Israel Berencana Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran
Rekomendasi
Menchi Katsu hingga...
Menchi Katsu hingga Takoyaki, Aneka Street Food Jepang Hadir Serentak di 138 Hotel
Transisi Energi, Prabowo...
Transisi Energi, Prabowo Akan Luncurkan BBM B50 pada 9 Juli 2026
Menteri LH Jumhur Hidayat...
Menteri LH Jumhur Hidayat Berharap Ada Moratorium Penebangan Hutan
Berita Terkini
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved