Jenderal Kyiv: Putin Ingin Membagi Ukraina Jadi Dua seperti Korea
Senin, 28 Maret 2022 - 07:42 WIB
loading...
Kepala intelijen pertahanan Ukraina sebut Presiden Rusia Vladimir Putin ingin membagi Ukraina menjadi dua negara seperti Korea Utara dan Korea Selatan. Foto/REUTERS
A
A
A
KYIV - Seorang jenderal petinggi intelijen Kyiv mengatakan Presiden Rusia Vladimir Putin ingin membagi Ukraina menjadi dua negara seperti Korea Utara dan Korea Selatan.
Menurut Jenderal Kyrylo Budanov, Kepala Intelijen Pertahanan Ukraina, skenario itu menjadi opsi ketika orang nomor satu Rusia yang frustrasi meluncurkan taktik menjepit baru yang mematikan.
Budanov mengatakan pasukan Rusia mencoba menerapkan "skenario Korea" setelah gagal merebut Kyiv, karena invasi terus terhenti.
Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Pertahanan, Jenderal Budanov mengatakan bahwa Putin telah menyadari dia tidak dapat "menelan" seluruh negeri.
"Para penjajah akan mencoba menarik wilayah yang diduduki menjadi satu struktur kuasi-negara dan mengadunya dengan Ukraina yang merdeka," katanya.
Baca juga: Ukraina Siap Penuhi Syarat Utama untuk Akhiri Perang dengan Rusia
Jenderal Budanov menunjuk pada upaya Rusia untuk mendirikan pemerintahan paralel di kota-kota yang diduduki, dan untuk menghentikan penduduk setempat menggunakan mata uang Ukraina.
Dia mengatakan Ukraina percaya prioritas Putin sekarang ada di timur dan selatan negara itu.
Menurut Jenderal Kyrylo Budanov, Kepala Intelijen Pertahanan Ukraina, skenario itu menjadi opsi ketika orang nomor satu Rusia yang frustrasi meluncurkan taktik menjepit baru yang mematikan.
Budanov mengatakan pasukan Rusia mencoba menerapkan "skenario Korea" setelah gagal merebut Kyiv, karena invasi terus terhenti.
Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Pertahanan, Jenderal Budanov mengatakan bahwa Putin telah menyadari dia tidak dapat "menelan" seluruh negeri.
"Para penjajah akan mencoba menarik wilayah yang diduduki menjadi satu struktur kuasi-negara dan mengadunya dengan Ukraina yang merdeka," katanya.
Baca juga: Ukraina Siap Penuhi Syarat Utama untuk Akhiri Perang dengan Rusia
Jenderal Budanov menunjuk pada upaya Rusia untuk mendirikan pemerintahan paralel di kota-kota yang diduduki, dan untuk menghentikan penduduk setempat menggunakan mata uang Ukraina.
Dia mengatakan Ukraina percaya prioritas Putin sekarang ada di timur dan selatan negara itu.
Lihat Juga :