Penampakan Hantu Kiev, Kirim Pesan Mengancam Bagi Tentara Rusia

Sabtu, 12 Maret 2022 - 09:20 WIB
loading...
Penampakan Hantu Kiev,...
Penampakan pilot jet tempur Ukraina yang dijuluki Hantu Kiev. Foto/Daily Star
A A A
KIEV - Kisah tentang seorang pilot jet tempur Ukraina yang dijuluki sebagai Hantu Kiev ramai diperbincangkan publik setelah berhasil menembak 10 jet tempur Rusia . Meski sosoknya menjadi misteri tetapi kisah heroiknya seolah memberi harapan bagi warga Ukraina untuk melewati masa-masa sulit.

Kini untuk pertama kalinya, sosok pilot Ukraina yang menakutkan itu menampakkan diri lewat sebuah foto di dalam jet tempur buatan Rusia. Meski begitu, wajah pilot jet tempur MiG-29 yang terkenal itu tidak dapat dikenali seutuhnya karena berada di balik kaca pelindung berwarna dan masker oksigennya.

Foto itu diberi judul dengan pesan bernada ancaman kepada pilot Rusia: "Halo, penjajah, aku datang untuk nyawamu!" seperti dilansir dari Daily Star, Sabtu (12/3/2022).



Ketika invasi ke Ukraina dimulai, Rusia memiliki 1.172 pesawat berkemampuan tempur, termasuk hampir seratus pesawat tempur Su-35S Flanker 1.700mph.

Sebaliknya Ukraina hanya memiliki 124 pesawat yang siap tempur, dan pesawat tempur paling canggih yang tersedia untuk pasukan pertahanan Ukraina adalah MiG-29 Fulcrums era tahun 1980-an sebanyak 36.

Menurut laporan terbaru, total 11 pesawat Rusia telah ditembak jatuh, bersama dengan 11 helikopter, dan dua drone. Ukraina dilaporkan telah kehilangan 8 pesawat dan tiga drone.

Baca juga: Misteri Hantu Kiev, Pilot Ukraina yang Tembak Jatuh 6 Jet Tempur Rusia

Sampai saat ini, angkatan udara Rusia belum mencapai superioritas di udara, tetapi meskipun pertahanan Ukraina dipenuhi dengan rudal anti-pesawat portabel, jumlahnya menguntungkan Putin.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah memohon kepada NATO untuk memberlakukan zona larangan terbang di atas negaranya, tetapi para pemimpin Barat waspada terhadap konflik langsung dengan pasukan Rusia karena takut meningkatkan konflik menjadi pertikaian nuklir.

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden juga menolak saran Polandia meminjamkan skuadron pesawat tempur MiG-29 buatan Uni Soviet ke Ukraina.

“Kami tidak mendukung pemindahan jet tempur ke angkatan udara Ukraina saat ini dan juga tidak memiliki keinginan untuk melihat mereka dalam tahanan kami,” kata John Kirby dari Departemen Pertahanan AS kepada wartawan.

Baca juga: Rincian Asal dan Kemampuan 16.000 Relawan Asing yang Bantu Rusia di Ukraina

Dia menambahkan bahwa analis Pentagon percaya jet tempur tidak akan secara material meningkatkan peluang Ukraina, tetapi malah akan meningkatkan prospek menarik NATO langsung ke dalam pertempuran.

Saat ia meluncurkan invasi ke Ukraina, Putin memperingatkan siapa pun yang mungkin tergoda untuk ikut campur dalam peristiwa yang sedang berlangsung.

"Siapa pun yang mencoba menghalangi jalan kita atau menciptakan ancaman bagi negara kita … orang harus tahu tanggapan Rusia akan segera dan membawa Anda ke konsekuensi belum pernah Anda temui dalam sejarah Anda," ancam Putin.

Baca juga: Rusia Desak Dewan Keamanan PBB Bahas Biolab Ukraina
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
Mensesneg Ungkap Pemicu...
Mensesneg Ungkap Pemicu Maraknya PHK di Indonesia
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Prancis Juara Grup I,...
Prancis Juara Grup I, Senegal Pesta Gol ke Gawang Irak
Berita Terkini
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Infografis
Rusia Akui Kerahkan...
Rusia Akui Kerahkan Tentara Korut dalam Perang Lawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved