Pelapor HAM PBB Minta Dunia Kirim 60 Juta Dosis Vaksin Covid-19 ke Korut

Rabu, 23 Februari 2022 - 21:31 WIB
loading...
Pelapor HAM PBB Minta...
Pelapor HAM PBB Minta Dunia Kirim 60 Juta Dosis Vaksin Covid-19 ke Korut. FOTO/Reuters
A A A
SEOUL - Pelapor khusus PBB untuk Hak Asasi Manusia Korea Utara (Korut), Tomas Ojea Quintana, pada Rabu (23/2/2022), dengan tegas menyerukan kepada dunia untuk menawarkan 60 juta dosis vaksin COVID-19 kepada negara tertutup itu. Langkah ini perlu diambil untuk membantu Korut keluar dari "isolasi".

Seperti dilaporkan Yonhap, Quintana mengajukan banding di tengah kekhawatiran keengganan Korea Utara untuk terlibat dengan dunia luar karena pandemi akan memperburuk kesengsaraan ekonomi dan kondisi hak asasi manusia, dan menghambat diplomasi nuklir dengan rezim.

Baca: AS Desak Korut Fokus pada Kebutuhan Rakyatnya, Bukan Rudal

"Saya meminta masyarakat internasional untuk menyetujui strategi untuk memberikan 60 juta dosis vaksinasi kepada DPRK untuk mencakup setidaknya dua suntikan dari seluruh populasi," katanya pada konferensi pers di Seoul. DPRK adalah singkatan dari nama resmi Korut, Republik Rakyat Demokratik Korea.

Quintana menyebut penyediaan vaksin yang diusulkan sebagai "kunci" untuk membuka perbatasan Utara, melanjutkan interaksi dengan dunia luar dan membawanya keluar dari isolasi.

Quintana tiba di Korsel pada 15 Februari dalam misi 9 hari yang dirancang untuk mempersiapkan laporan tahunannya yang akan diserahkan ke Dewan Hak Asasi Manusia PBB bulan depan.

Baca: Dicekik Pandemi dan Sanksi, PBB Sebut Ini Sumber Pendapatan Korut

Korut, dengan populasi lebih dari 25 juta jiwa, hingga kini mengklaim tidak memiliki kasus COVID-19. Korut juga belum memulai program inokulasi terhadap virus, tetapi telah menggunakan kontrol perbatasan yang ketat sebagai tanda kewaspadaannya tentang pandemi.

Quintana mengatakan, Pyongyang tampaknya telah menolak vaksin yang dialokasikan melalui Fasilitas COVAX, platform distribusi vaksin global, karena tampaknya khawatir akan menghadapi "semacam tekanan" dari dunia luar.

"Informasi yang kami miliki, pihak berwenang Korea Utara curiga menerima hanya sebagian vaksin dan kemudian mengalami semacam tekanan untuk kemudian menerima sisa suntikan," katanya.

Baca: PBB Tawarkan Kirim 60 Juta Dosis Vaksin Covid-19 ke Korut

Quintana menggandakan seruan agar Pyongyang mengambil langkah-langkah untuk memperbaiki kondisi hak asasi manusianya.

"Adalah tanggung jawab DPRK untuk menghormati dan melindungi hak asasi manusia di bawah hukum hak asasi manusia internasional, yang telah diabaikan selama beberapa dekade," katanya.

(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Selat Hormuz Ditutup...
Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Ancam Lenyapkan Iran
Rekomendasi
Penahanan Roy Suryo...
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan Kejaksaan, Kapolri: Kewajiban Kami Telah Selesai
Beasiswa Keolahragaan...
Beasiswa Keolahragaan LPDP-Kemenpora 2026 Kembali Dibuka, Kuliah S2-S3 Gratis
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan...
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan Kini Lebih Agresif
Berita Terkini
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Infografis
Virus Mirip Covid-19...
Virus Mirip Covid-19 Berpotensi Menular ke Manusia Ditemukan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved