Gagal Rebut Donbass, Presiden Ukraina Zelensky Didesak Mundur
Rabu, 23 Februari 2022 - 12:35 WIB
loading...
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Foto/REUTERS
A
A
A
KIEV - Partai Platform Oposisi untuk Hidup mendesak Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky segera mengundurkan diri.Zelensky dianggap gagal menjalankan agenda utama pemerintahannya.
Partai oposisi sayap tengah itu memiliki 44 kursi di Verkhovna Rada, parlemen Ukraina. Partai itu menentang kebijakan dekomunisasi dan Ukrainisasi pemerintah pasca kudeta kubu nasionalis pada 2014.
Desakan mundur itu muncul setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengakui kemerdekaan dua republik Donbass karena Ukraina dianggap lamban melaksanakan Protokol Minsk untuk perdamaian di wilayah tersebut.
Baca juga: Meme Kedubes AS di Ukraina Bikin Gerah Rusia, Cek Fakta Lengkapnya
“Situasi yang sekarang berkembang di sekitar Donbass adalah akibat buruk dari ketidakaktifan dan kurangnya kemauan dari pihak berwenang,” tegas Partai Platform Oposisi untuk Hidup itu, dilansir Sputnik pada Rabu (23/2/2022).
Baca juga: Biden Umumkan Tahap Pertama Sanksi Baru Rusia, Hindari Senjata Makan Tuan
Partai itu menambahkan, “Dalam pemilu, dua pertiga pemilih Ukraina memilih perdamaian, kembalinya Ukraina ke Donbass dan Donbass ke Ukraina. Tetapi pemerintah, yang memiliki kepercayaan publik yang besar, gagal melaksanakan tugas kepentingan nasional ini.”
Baca juga: Inggris Terapkan Sanksi pada Lima Bank dan Tiga Individu Rusia
“Selama dua setengah tahun, terlepas dari seruan mitra asing Ukraina, oposisi Ukraina, tuntutan warga, dan kewajiban internasional Ukraina, tidak ada satu langkah pun yang diambil menuju implementasi bagian politik dari perjanjian Minsk, perdamaian. dan persatuan,” ungkap pernyataan itu.
Partai oposisi sayap tengah itu memiliki 44 kursi di Verkhovna Rada, parlemen Ukraina. Partai itu menentang kebijakan dekomunisasi dan Ukrainisasi pemerintah pasca kudeta kubu nasionalis pada 2014.
Desakan mundur itu muncul setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengakui kemerdekaan dua republik Donbass karena Ukraina dianggap lamban melaksanakan Protokol Minsk untuk perdamaian di wilayah tersebut.
Baca juga: Meme Kedubes AS di Ukraina Bikin Gerah Rusia, Cek Fakta Lengkapnya
“Situasi yang sekarang berkembang di sekitar Donbass adalah akibat buruk dari ketidakaktifan dan kurangnya kemauan dari pihak berwenang,” tegas Partai Platform Oposisi untuk Hidup itu, dilansir Sputnik pada Rabu (23/2/2022).
Baca juga: Biden Umumkan Tahap Pertama Sanksi Baru Rusia, Hindari Senjata Makan Tuan
Partai itu menambahkan, “Dalam pemilu, dua pertiga pemilih Ukraina memilih perdamaian, kembalinya Ukraina ke Donbass dan Donbass ke Ukraina. Tetapi pemerintah, yang memiliki kepercayaan publik yang besar, gagal melaksanakan tugas kepentingan nasional ini.”
Baca juga: Inggris Terapkan Sanksi pada Lima Bank dan Tiga Individu Rusia
“Selama dua setengah tahun, terlepas dari seruan mitra asing Ukraina, oposisi Ukraina, tuntutan warga, dan kewajiban internasional Ukraina, tidak ada satu langkah pun yang diambil menuju implementasi bagian politik dari perjanjian Minsk, perdamaian. dan persatuan,” ungkap pernyataan itu.
Lihat Juga :