Koalisi Saudi Serang Ibu Kota Yaman setelah Serangan Drone Houthi

Senin, 14 Februari 2022 - 14:37 WIB
loading...
Koalisi Saudi Serang...
Koalisi Arab yang dipimpin Arab Saudi menyerang Ibu Kota Yaman, Sanaa, dengan target Kementerian Telekomunikasi yang digunakan pemberontak Houthi untuk luncurkan serangan drone. Foto/REUTERS
A A A
RIYADH - Koalisi Arab yang dipimpin Arab Saudi menyerang Ibu Kota Yaman , Sanaa, Senin (14/2/2022). Serangan tersebut menghancurkan sistem komunikasi yang digunakan untuk serangan drone pemberontak Houthi.

Situs yang diserang Koalisi Arab terletak di dekat Kementerian Telekomunikasi di Sanaa.

Riyadh melakukan intervensi dalam perang saudara Yaman pada 2015 untuk mendukung pemerintah Presiden Abd Rabbo Mansour Hadi yang digulingkan Houthi.

Kelompok pemberontak itu menguasai sebagian besar Yaman utara, termasuk Ibu Kota Yaman; Sanaa.

Baca juga: Kerahkan Helikopter Serang ke Dekat Ukraina, Putin Tak Peduli Sanksi AS

"Kami telah menghancurkan sistem komunikasi yang digunakan untuk mengoperasikan stasiun kontrol pesawat tak berawak," kata Koalisi Arab seperti dikutip Saudi Press Agency (SPA).

“Houthi menggunakan Kementerian Telekomunikasi dan Teknologi Informasi di Sanaa untuk operasi permusuhan,” lanjut Koalisi Arab.

Seorang koresponden AFP di Sanaa membenarkan bahwa serangan udara Koalisi Arab telah menargetkan beberapa wilayah ibu kota di sekitar kementerian tersebut.

Belum diketahui apakah serangan udara tersebut menyebabkan korban jiwa dan luka.

Ini adalah pertama kalinya Koalisi Arab menargetkan situs kementerian sipil, setelah sejauh ini hanya menyerang kementerian pertahanan di Yaman.

Koalisi Arab mengatakan serangan itu sebagai respons atas serangan pesawat tak berawak pada hari Kamis di bandara Saudi dekat perbatasan dengan Yaman.

Pesawat nirawak atau drone bersenjata itu dicegat dan dihancurkan oleh sistem pertahanan Saudi. Puing-puing drone berjatuhan di sekitar bandara yang 12 orang terluka.

Koalisi Arab telah memperingatkan akan menyerang posisi dari mana Houthi meluncurkan drone di Sanaa dan meminta warga sipil untuk meninggalkan area sipil yang digunakan untuk tujuan militer.

“Houthi menggunakan kementerian negara untuk melancarkan operasi permusuhan,” kata Koalisi Arab.

Houthi Yaman telah sering meluncurkan serangan pesawat tak berawak ke sasaran di Kerajaan Arab Saudi termasuk bandara dan instalasi minyak.

Konflik tersebut telah mengalami eskalasi dalam beberapa bulan terakhir karena koalisi meningkatkan serangan anti-Houthi.

Sementara itu, pemberontak Houthi juga meningkatkan serangan terhadap Arab Saudi dan sesama anggota koalisi; Uni Emirat Arab.

Perang saudara Yaman pecah pada tahun 2014 ketika Houthi merebut Sanaa, mendorong koalisi yang dipimpin Saudi untuk campur tangan pada tahun berikutnya untuk menopang pemerintah Hadi yang diakui secara internasional.

Ratusan ribu orang telah tewas secara langsung atau tidak langsung dalam konflik tersebut, sementara jutaan orang kehilangan tempat tinggal dalam apa yang disebut PBB sebagai krisis kemanusiaan terbesar di dunia.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
WOSPAC Siapkan Fondasi...
WOSPAC Siapkan Fondasi Talenta Muda, Jaga Asa Indonesia Menuju Piala Dunia
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
Berita Terkini
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Infografis
AS Akui Kehebatan Rudal-Drone...
AS Akui Kehebatan Rudal-Drone Houthi, Mampu Serang Kapal Induk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved