Houthi Sukses Serang Pangkalan Udara Nevatim di Israel dengan Rudal Hipersonik
Minggu, 24 November 2024 - 01:01 WIB
loading...
Houthi sukses serang pangkalan udara Nevatim di Israel. Foto/X/@IranObserver0
A
A
A
SANAA - Kelompok Houthi di Yaman mengumumkan bahwa mereka menyerang Pangkalan Udara Nevatim Israel dengan rudal balistik hipersonik.
Houthi mengklaim kesuksesan serangan tersebut yang dilaksanakan pada Jumat (22/11/2024) sebagai bagian dari operasi yang sedang berlangsung melawan pendudukan Israel untuk mendukung rakyat Palestina dan Lebanon.
Juru bicara militer Houthi, Brigadir Jenderal Yahya Saree, mengonfirmasi: “Pasukan rudal angkatan bersenjata Yaman melakukan operasi militer yang menargetkan Pangkalan Udara Nevatim milik musuh Israel di wilayah Negev di Palestina selatan yang diduduki.”
Ia menambahkan dalam sebuah pernyataan melalui Telegram bahwa operasi tersebut: “Melibatkan dua rudal balistik hipersonik Palestina, dan operasi tersebut berhasil mencapai tujuannya.”
Saree menekankan bahwa operasi tersebut dilakukan terhadap: “Ketidakadilan terhadap rakyat Palestina dan Lebanon, dalam rangka mendukung perlawanan Palestina dan Lebanon, dan dalam kerangka eskalasi fase kelima. Operasi kami tidak akan berhenti sampai agresi berhenti, blokade di Gaza dicabut, dan serangan terhadap Lebanon berakhir.”
Houthi mengklaim kesuksesan serangan tersebut yang dilaksanakan pada Jumat (22/11/2024) sebagai bagian dari operasi yang sedang berlangsung melawan pendudukan Israel untuk mendukung rakyat Palestina dan Lebanon.
Juru bicara militer Houthi, Brigadir Jenderal Yahya Saree, mengonfirmasi: “Pasukan rudal angkatan bersenjata Yaman melakukan operasi militer yang menargetkan Pangkalan Udara Nevatim milik musuh Israel di wilayah Negev di Palestina selatan yang diduduki.”
Ia menambahkan dalam sebuah pernyataan melalui Telegram bahwa operasi tersebut: “Melibatkan dua rudal balistik hipersonik Palestina, dan operasi tersebut berhasil mencapai tujuannya.”
Saree menekankan bahwa operasi tersebut dilakukan terhadap: “Ketidakadilan terhadap rakyat Palestina dan Lebanon, dalam rangka mendukung perlawanan Palestina dan Lebanon, dan dalam kerangka eskalasi fase kelima. Operasi kami tidak akan berhenti sampai agresi berhenti, blokade di Gaza dicabut, dan serangan terhadap Lebanon berakhir.”
Lihat Juga :