Dicekik Pandemi dan Sanksi, PBB Sebut Ini Sumber Pendapatan Korut
Minggu, 06 Februari 2022 - 09:12 WIB
loading...
A
A
A
Pada tahun 2019, pemantau sanksi PBB melaporkan bahwa Korut telah menghasilkan sekitar USD2 miliar untuk program senjata pemusnah massalnya menggunakan serangan siber yang meluas dan semakin canggih.
Laporan terbaru juga mengatakan blokade ketat Korut dalam menanggapi pandemi COVID-19 membuat perdagangan gelap, termasuk barang-barang mewah, sebagian besar telah dihentikan.
Selama bertahun-tahun Dewan Keamanan PBB telah melarang ekspor Korut termasuk batu bara, besi, timah, tekstil dan makanan laut, serta membatasi impor minyak mentah dan produk minyak olahan.
Baca juga: Korut Rilis Foto Luar Angkasa, Diambil dari Rudal Hwasong-12
"Meskipun ekspor maritim dari DPRK untuk batubara meningkat pada paruh kedua tahun 2021, mereka masih pada tingkat yang relatif rendah," kata para pemantau.
"Jumlah impor gelap minyak sulingan meningkat tajam pada periode yang sama, tetapi pada tingkat yang jauh lebih rendah daripada tahun-tahun sebelumnya," kata laporan itu.
Laporan terbaru juga mengatakan blokade ketat Korut dalam menanggapi pandemi COVID-19 membuat perdagangan gelap, termasuk barang-barang mewah, sebagian besar telah dihentikan.
Selama bertahun-tahun Dewan Keamanan PBB telah melarang ekspor Korut termasuk batu bara, besi, timah, tekstil dan makanan laut, serta membatasi impor minyak mentah dan produk minyak olahan.
Baca juga: Korut Rilis Foto Luar Angkasa, Diambil dari Rudal Hwasong-12
"Meskipun ekspor maritim dari DPRK untuk batubara meningkat pada paruh kedua tahun 2021, mereka masih pada tingkat yang relatif rendah," kata para pemantau.
"Jumlah impor gelap minyak sulingan meningkat tajam pada periode yang sama, tetapi pada tingkat yang jauh lebih rendah daripada tahun-tahun sebelumnya," kata laporan itu.
Lihat Juga :