Kepala Pertahanan Jelaskan Bagaimana Ukraina Bisa Dihancurkan

Rabu, 02 Februari 2022 - 06:49 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Putin Beberkan Alasan yang Memungkinkan Rusia Perang dengan NATO

“Jika mereka bersikeras memenuhi perjanjian Minsk sebagaimana adanya, itu akan sangat berbahaya bagi negara kita,” ujar dia.

“Jika masyarakat tidak menerima perjanjian itu, itu dapat menyebabkan situasi internal yang sangat sulit dan Rusia mengandalkan itu,” papar kepala keamanan itu.

Pernyataannya muncul di tengah meningkatnya ketegangan di perbatasan Rusia-Ukraina dalam beberapa bulan terakhir.

Pada Desember, Sekretaris Pers Kremlin Dmitry Peskov mengatakan, “Kemungkinan permusuhan di Ukraina masih tinggi,” ketika ditanya tentang kemungkinan perang di timur negara itu.

Perjanjian Minsk, ditandatangani pada 2014 dan 2015 oleh Ukraina, Rusia, dan organisasi antar pemerintah OSCE. Kesepakatan itu ditandatangani dalam upaya mengakhiri perang di Donbass.

Selain gencatan senjata, Protokol Minsk dan Minsk II juga mencakup kesepakatan reformasi konstitusi di Ukraina, dengan desentralisasi dan kekuasaan ekstra untuk wilayah Donetsk dan Lugansk yang memisahkan diri. Hingga saat ini, rencana tersebut masih belum bisa dilaksanakan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
Jelang Hari Bhayangkara...
Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
Cegah Stunting lewat...
Cegah Stunting lewat Program Genting, Menteri Wihaji Salurkan Bantuan RTLH di Sleman
Momen Celine Evangelista...
Momen Celine Evangelista Bimbing Anaknya Belajar Wudhu dan Salat Tuai Pujian Warganet
Berita Terkini
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved