Kepala Pertahanan Jelaskan Bagaimana Ukraina Bisa Dihancurkan
Rabu, 02 Februari 2022 - 06:49 WIB
loading...
A
A
A
Ukraina, Prancis, Jerman, dan Rusia pertama kali bersidang pada 2014, pada peringatan 70 tahun pendaratan Sekutu D-Day di Normandia selama Perang Dunia II.
Konflik di Ukraina timur pecah setelah peristiwa Maidan 2014, ketika pemerintah terpilih digulingkan setelah protes jalanan yang diwarnai kekerasan, dengan kedua republik mendeklarasikan otonomi mereka dari Kiev.
Baik Rusia, Ukraina, maupun negara anggota PBB lainnya tidak mengakui kedaulatan republik yang memisahkan diri itu.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menuduh separatis didukung Moskow dan sebelumnya telah menyatakan preferensinya untuk bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai gantinya.
Moskow bersikeras bahwa Rusia bukan pihak dalam konflik, bagaimanapun, dan mengatakan beban ada di Kiev untuk mencapai kesepakatan dengan para pemimpin kedua wilayah di perbatasan Rusia.
Konflik di Ukraina timur pecah setelah peristiwa Maidan 2014, ketika pemerintah terpilih digulingkan setelah protes jalanan yang diwarnai kekerasan, dengan kedua republik mendeklarasikan otonomi mereka dari Kiev.
Baik Rusia, Ukraina, maupun negara anggota PBB lainnya tidak mengakui kedaulatan republik yang memisahkan diri itu.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menuduh separatis didukung Moskow dan sebelumnya telah menyatakan preferensinya untuk bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai gantinya.
Moskow bersikeras bahwa Rusia bukan pihak dalam konflik, bagaimanapun, dan mengatakan beban ada di Kiev untuk mencapai kesepakatan dengan para pemimpin kedua wilayah di perbatasan Rusia.
(sya)
Lihat Juga :