Bersekolah Saat Pandemi, Kesehatan Mental Siswa di China Terganggu

Jum'at, 12 Juni 2020 - 11:04 WIB
loading...
Bersekolah Saat Pandemi,...
Siswa mengenakan masker saat berada di kelas setelah sekolah kembali dibuka menyusul melambatnya penyebaran virus corona Covid-19 di Shanghai, China, beberapa waktu lalu. Foto/Reuters
A A A
BEIJING - Ketika sekolah di China sudah membuka kembali pembelajaran langsung justru menyebabkan kesehatan mental para siswanya terganggu. Mereka merasa stres dengan informasi pandemi Covid-19 yang membahayakan. Itu pun berdampak pada prestasi siswa, sekolah, dan guru. Bahkan, laporan upaya bunuh diri pun mengalami peningkatan.

Meningkatnya stres dan depresi menjadi perhatian utama pemerintah pusat China. Apalagi, banyak laporan bunuh diri dilakukan oleh anak sekolah dan remaja. Itu menjadikan pihak sekolah dan pemerintah lokal memberikan perhatian serius kepada siswa. Memang, topik bunuh diri merupakan yang tabu di China.

“Banyak insiden yang menyayat hati ketika sekolah dibuka,” kata Wakil Wali Kota Zhuhai, Ya Wu, dilansir Reuters. Dia menyerukan perlunya semua pihak untuk mendukung kesehatan mental anak sekolahan. Konsultasi psikologi juga diusulkan menjadi perhatian utama pemerintah lokal. (Baca: Banjir Bandang Terjang China, 1.300 Rumah Hancur, Puluhan Orang Tewas)

Salah satu distrik di Shanghai, terdapat 14 anak sekolah dasar dan sekolah menengah bunuh diri setelah pembukaan sekolah saat pandemi korona. “Jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan tiga tahun terakhir,” kata Li Guohua, Deputi Wali Kota Pudong New Area di Shanghai, dilansir majalah Caixin. Dia mengungkapkan, itu bisa menjadi ujung gunung es.

Parahnya, 18 siswa dilaporkan melakukan upaya percobaan bunuh diri dengan melompat dari gedung sekolah dalam tiga tahun terakhir. Itu dilaporkan Health Times yang dimiliki pemerintah. Namun, laporan tersebut telah dihapus karena pemberitaan tentang bunuh diri merupakan hal yang sensitif. (Baca juga: Mantan PM Malaysia Najib Razak Terbebas dari Jeratan Korupsi)

China memang telah mewajibkan sekolah untuk kembali beroperasi pada Maret lalu. Sebelumnya, sejak pandemi pada Januari hingga Februari, siswa hanya menjalani pembelajaran secara virtual. (Andika H Mustaqim)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Bukan Hanya Trump, Presiden...
Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved